KENDARI, KROSCEK.CO.ID – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh putri daerah asal Kabupaten Konawe Utara. Atlet muda berbakat Ardina Nurul Fauziah, yang tergabung dalam Azurah Swimming Club Kendari, berhasil mencuri perhatian pada ajang Akuatik Sprint Challenge 2026 setelah tampil luar biasa dengan meraih empat medali emas, dua medali perak, sekaligus menyabet gelar bergengsi Best Swimmer.
Ardina merupakan putri kelahiran Andowia, Kabupaten Konawe Utara, 22 Desember 2013. Saat ini ia menempuh pendidikan di SD Negeri 38 Kendari.
Diusianya yang masih belia, Ardina telah menunjukkan dedikasi, disiplin, dan kemampuan yang luar biasa di cabang olahraga renang, sehingga mampu bersaing dengan atlet-atlet muda terbaik dari berbagai klub dan daerah.
Dalam kejuaraan yang diselenggarakan oleh Akuatik Indonesia tersebut, Ardina tampil dominan di sejumlah nomor perlombaan. Ia sukses meraih Juara 1 Gaya Bebas 100 Meter, Juara 1 Gaya Kupu-Kupu 50 Meter, Juara 1 Gaya Punggung 50 Meter, dan Juara 1 Gaya Bebas 50 Meter.

Selain itu, ia juga berhasil membawa pulang Juara 2 Gaya Dada 100 Meter serta Juara 2 Gaya Dada 50 Meter.
Berkat raihan empat medali emas dan dua medali perak tersebut, panitia menetapkan Ardina sebagai Best Swimmer, sebuah penghargaan yang diberikan kepada atlet dengan performa terbaik sepanjang kompetisi.
Gelar tersebut menjadi bukti bahwa Ardina merupakan salah satu atlet renang muda yang memiliki prospek cerah untuk bersaing pada level yang lebih tinggi.
Keberhasilan Ardina tidak hanya menjadi kebanggaan bagi keluarga dan klub tempatnya berlatih, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Konawe Utara.
Prestasi ini menunjukkan bahwa daerah tersebut memiliki putra-putri berpotensi yang mampu berprestasi di bidang olahraga apabila mendapatkan pembinaan yang berkelanjutan.

Menanggapi capaian tersebut, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Kabupaten Konawe Utara, Fendrik, S.Kom, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan Ardina mengharumkan nama daerah di ajang olahraga renang.
“Saya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Ardina Nurul Fauziah atas prestasi luar biasa yang berhasil diraih. Empat medali emas, dua medali perak, serta gelar Best Swimmer merupakan pencapaian yang sangat membanggakan, bukan hanya bagi keluarga dan klubnya, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Konawe Utara,” ujar Fendrik.
Menurutnya, keberhasilan Ardina merupakan hasil dari kerja keras, disiplin, semangat juang yang tinggi, serta dukungan penuh dari keluarga, pelatih, dan Azurah Swimming Club Kendari yang selama ini konsisten melakukan pembinaan atlet usia dini.
Fendrik berharap prestasi tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Konawe Utara untuk terus mengembangkan bakat yang dimiliki dan tidak ragu mengejar cita-cita di bidang olahraga maupun bidang lainnya.
“Semoga prestasi Ardina menjadi inspirasi bagi anak-anak muda di Konawe Utara untuk terus berlatih, berprestasi, dan membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi. Pemerintah daerah juga perlu terus memberikan perhatian terhadap pembinaan olahraga usia dini agar semakin banyak atlet berprestasi yang lahir dari Konawe Utara,” tambahnya.

Ia juga menilai bahwa pembinaan atlet sejak usia dini merupakan investasi jangka panjang bagi daerah. Dengan dukungan yang maksimal dari pemerintah, sekolah, klub olahraga, serta masyarakat, diyakini akan lahir lebih banyak atlet yang mampu mengharumkan nama Sulawesi Tenggara bahkan Indonesia di berbagai ajang nasional maupun internasional.
Prestasi yang diraih Ardina menjadi bukti bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencetak prestasi besar. Dengan tekad, kerja keras, disiplin, serta dukungan dari berbagai pihak, atlet muda asal Andowia tersebut berhasil menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu perenang muda terbaik di Sulawesi Tenggara.
Ke depan, Ardina diharapkan terus mengembangkan kemampuannya dan mampu mempertahankan konsistensi prestasi, sehingga kelak dapat membawa nama Konawe Utara, Sulawesi Tenggara, bahkan Indonesia pada kejuaraan renang tingkat nasional hingga internasional.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi inspirasi bahwa mimpi besar dapat diwujudkan melalui latihan yang tekun, semangat pantang menyerah, dan dedikasi yang tinggi. (**)
Laporan: Muh. Sahrul




























