KONAWE UTARA, KROSCEK.CO.ID – Persoalan kualitas tegangan listrik yang kerap dikeluhkan masyarakat Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), ternyata bukan isu yang baru muncul belakangan ini.
Pemerintah Kabupaten Konut telah secara konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas layanan kelistrikan kepada PT PLN (Persero) selama beberapa tahun terakhir demi menjamin pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, serta mendukung pembangunan daerah.
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Konawe Utara, Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W., saat memberikan keterangan terkait upaya pemerintah daerah dalam mendorong perbaikan kualitas jaringan dan tegangan listrik di wilayah Konawe Utara.
Menurut La Ode Muhaimin, berdasarkan dokumen dan korespondensi resmi Pemerintah Kabupaten Konawe Utara, perhatian terhadap sektor ketenagalistrikan telah menjadi agenda strategis pembangunan daerah sejak beberapa tahun lalu.
“Jika melihat dokumen resmi yang pernah disampaikan kepada PT PLN, maka perjuangan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara dalam mendorong peningkatan kualitas layanan listrik bukanlah hal yang baru. Ini merupakan upaya berkelanjutan yang dilakukan dari waktu ke waktu sesuai kebutuhan dan perkembangan daerah,” ujarnya. Jum’at, (05/06/2026).

Ia menjelaskan, pada tahun 2021 Pemerintah Kabupaten Konawe Utara di bawah kepemimpinan Bupati saat itu, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST., M.Si., IPM., ASEAN.Eng, telah menyampaikan surat resmi kepada Direksi PT PLN (Persero) terkait permohonan pengembangan ketenagalistrikan di Kabupaten Konawe Utara.
“Persoalan listrik di Konawe Utara bukan isu yang baru muncul hari ini. Sejak 2021 kami sudah menggodok berbagai langkah dan memperjuangkannya agar masyarakat mendapatkan layanan listrik yang lebih baik.” Tegas La Ode Muhaimin.
Dalam surat tersebut, pemerintah daerah mengajukan sejumlah usulan strategis, di antaranya perbaikan kualitas tegangan listrik (power quality) untuk seluruh pelanggan PLN di Konawe Utara, pembangunan jaringan listrik baru di beberapa desa yang belum terlayani secara optimal, dukungan pasokan energi untuk kawasan industri pertambangan, pembangunan PLTA Lasolo, hingga pembentukan kantor pelayanan PLN yang lebih representatif di Kabupaten Konawe Utara.
“Dokumen tahun 2021 menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara sejak awal telah melihat pentingnya penguatan sektor ketenagalistrikan sebagai fondasi pembangunan daerah. Sebab listrik merupakan kebutuhan dasar yang sangat menentukan keberhasilan pembangunan di berbagai sektor,” jelasnya.
Lebih lanjut, La Ode Muhaimin menyampaikan bahwa komitmen tersebut terus berlanjut pada masa pemerintahan saat ini. Pada tahun 2025, Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H.,

Bupati Ikbar embali menyampaikan surat resmi kepada General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat (UID Sulselrabar) terkait permohonan dukungan perbaikan dan peningkatan kualitas tegangan listrik di Kabupaten Konawe Utara.
“Kami tidak bekerja berdasarkan kegaduhan sesaat. Sejak 2021 persoalan listrik Konawe Utara sudah masuk agenda pembahasan dan terus kami kawal hingga hari ini,” Imbuhnya.
Menurutnya, Listrik yang stabil adalah hak masyarakat. Karena itu, sejak 2021 kami telah berupaya mencari solusi konkret, bukan sekadar membangun narasi. Bukti dan rekam jejaknya jelas. Perjuangan menghadirkan kualitas listrik yang lebih baik untuk masyarakat Konawe Utara sudah lama dimulai.
Menurutnya, surat tersebut lahir sebagai respons atas berbagai keluhan masyarakat mengenai rendahnya kualitas tegangan listrik dan fluktuasi pasokan listrik yang terjadi di sejumlah wilayah.
“Pak Bupati Ikbar secara langsung menyampaikan kondisi yang dirasakan masyarakat. Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa ketidakstabilan tegangan listrik telah berdampak terhadap berbagai sektor pelayanan dasar, termasuk pelayanan kesehatan di RSUD Konawe Utara,” katanya.
Ia menambahkan bahwa keberadaan pasokan listrik yang stabil menjadi kebutuhan mendesak, terlebih saat Pemerintah Kabupaten Konawe Utara sedang mendorong peningkatan kapasitas pelayanan kesehatan daerah.
“RSUD Konawe Utara saat ini menjadi salah satu fokus pembangunan daerah. Ketersediaan listrik yang stabil sangat dibutuhkan agar seluruh peralatan kesehatan dapat beroperasi secara maksimal dan pelayanan kepada masyarakat berjalan tanpa hambatan,” ujarnya.
La Ode Muhaimin menegaskan bahwa sektor ketenagalistrikan memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah, mulai dari pelayanan kesehatan, pendidikan, investasi, industri, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, tanpa dukungan infrastruktur listrik yang andal dan berkualitas, berbagai target pembangunan daerah akan menghadapi tantangan yang cukup besar.
“Konawe Utara saat ini terus berkembang. Aktivitas ekonomi masyarakat meningkat, sektor pertambangan dan industri berkembang, pelayanan publik juga terus diperkuat. Semua itu membutuhkan dukungan pasokan listrik yang berkualitas dan berkelanjutan,” jelasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan PLN selama ini dalam mendukung penyediaan tenaga listrik di Kabupaten Konawe Utara. Namun demikian, pemerintah daerah berharap upaya peningkatan kualitas tegangan listrik dapat terus menjadi perhatian bersama mengingat kebutuhan masyarakat yang semakin meningkat.
“Kami percaya PLN memiliki komitmen yang sama untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu Pemerintah Kabupaten Konawe Utara terus membangun komunikasi dan koordinasi agar berbagai persoalan kelistrikan yang masih terjadi dapat segera mendapatkan solusi,” katanya.
La Ode Muhaimin menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, dan PLN menjadi kunci dalam mewujudkan sistem kelistrikan yang lebih andal di Kabupaten Konawe Utara.
“Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat dapat menikmati layanan listrik yang stabil, aman, dan berkualitas. Karena pada akhirnya, listrik bukan hanya soal penerangan, tetapi juga menyangkut pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, investasi, dan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan,” tutupnya.
Dengan adanya dokumen resmi yang disampaikan pada tahun 2021 maupun tahun 2025, terlihat jelas bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara secara konsisten memperjuangkan peningkatan kualitas layanan kelistrikan sebagai bagian dari upaya mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan, berdaya saing, dan berpihak pada kepentingan masyarakat. (**)
Laporan: Muh. Sahrul




























