Demi Generasi Emas, PT KES dan Puskesmas Hialu Lakukan Langkah Nyata di Tambakua - https://kroscek.co.id/

Demi Generasi Emas, PT KES dan Puskesmas Hialu Lakukan Langkah Nyata di Tambakua

- Redaksi

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:42 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kolaborasi PT Kembar Emas Sultra (KES) dan Puskesmas Hialu diwujudkan melalui kegiatan Posyandu dan penyuluhan stunting di Desa Tambakua. Program ini menghadirkan edukasi kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), serta dukungan bagi ibu hamil dan balita guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Kolaborasi PT Kembar Emas Sultra (KES) dan Puskesmas Hialu diwujudkan melalui kegiatan Posyandu dan penyuluhan stunting di Desa Tambakua. Program ini menghadirkan edukasi kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), serta dukungan bagi ibu hamil dan balita guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

KONAWE UTARA, KROSCEK.CO.ID – Suasana Posyandu di Desa Tambakua, Kecamatan Hialu, pada Sabtu (13/6/2026), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi, puluhan warga mulai memadati lokasi kegiatan dan memberika antusiasme tinggi,

Ibu-ibu yang menggendong balita, para ibu hamil, hingga lansia terlihat antusias mengikuti rangkaian penyuluhan kesehatan yang digelar sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting di wilayah tersebut.

Komitmen pemerintah mempercepat penurunan angka stunting nasional, PT Kembar Emas Sultra (KES) kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan masyarakat melalui program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

Berkolaborasi dengan Puskesmas Hialu, perusahaan menggelar kegiatan Penyuluhan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) dengan tema “Cegah Stunting dengan Pemberian Makanan Tambahan dan Multivitamin Ibu Hamil.”

Tim PT KES bersama tenaga kesehatan Puskesmas Hialu menyerahkan paket makanan tambahan dan memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pemenuhan gizi seimbang. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Tambakua.

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta yang terdiri dari bayi, balita, ibu hamil, serta lansia. Selain mendapatkan edukasi kesehatan, para peserta juga menerima makanan tambahan bergizi dan multivitamin guna mendukung peningkatan status kesehatan keluarga.

Bagi PT KES, program ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pembangunan kualitas sumber daya manusia di desa-desa lingkar tambang.

Baca Juga :  PT MLP dan SDN 5 Langgikima Tanam Pohon serta Bagikan Seragam, Wujud Nyata Dukungan Pendidikan dan Lingkungan

Staff External PT KES, Irza Arasyid, menegaskan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu fokus utama dalam Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) yang dijalankan perusahaan.

“Program kegiatan ini rutin kami laksanakan setiap semester di desa-desa lingkar tambang. Ini merupakan bagian dari Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM), khususnya pada bidang kesehatan,” ujar Irza.

Menurutnya, investasi terbaik bagi masa depan daerah bukan hanya pembangunan fisik, tetapi juga memastikan generasi muda tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki kualitas hidup yang baik sejak dini.

Peserta Posyandu, tenaga kesehatan, dan perwakilan PT KES berfoto bersama usai kegiatan penyuluhan stunting dan pembagian PMT di Desa Tambakua. Antusiasme masyarakat mencerminkan kuatnya kolaborasi dalam mendukung tumbuh kembang anak yang sehat dan berkualitas di masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, penyuluh kesehatan dari Puskesmas Hialu, Hasmar Neo, SKM., M.Kes., memberikan pemahaman komprehensif mengenai stunting kepada masyarakat.

Dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami, Hasmar menjelaskan bahwa stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis yang terjadi dalam jangka waktu panjang.

Ia menekankan bahwa dampak stunting tidak hanya terlihat dari postur tubuh yang lebih pendek dibandingkan anak seusianya, tetapi juga dapat memengaruhi perkembangan otak, kemampuan belajar, hingga produktivitas anak ketika dewasa nanti.

Baca Juga :  PT MLP Dorong UMKM Lingkar Tambang Naik Kelas, Gelar Sosialisasi PIRT dan Keamanan Pangan

Karena itu, kata Hasmar, pencegahan harus dimulai sejak masa kehamilan melalui pemenuhan gizi yang cukup bagi ibu dan anak.

“Melalui kolaborasi dengan PT Kembar Emas Sultra ini, kami berharap dapat memberikan edukasi yang lebih masif kepada masyarakat terkait stunting. Goal besarnya adalah menurunkan angka stunting, khususnya di Desa Tambakua,” jelasnya.

Penyampaian materi yang interaktif membuat peserta aktif bertanya mengenai pola makan sehat, pemberian ASI eksklusif, hingga kebutuhan nutrisi ibu hamil. Antusiasme tersebut menjadi gambaran meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan stunting sejak dini.

Kehadiran PT KES di tengah masyarakat mendapat apresiasi dari Pemerintah Desa Tambakua. Sekretaris Desa Tambakua, Irvan, menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi perusahaan yang dinilai konsisten menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat.

Menurutnya, yang paling membanggakan adalah komitmen sosial perusahaan tetap berjalan meskipun aktivitas operasional tambang belum sepenuhnya berlangsung.

“Mewakili Pemerintah Desa Tambakua, kami mengucapkan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kontribusi yang telah diberikan oleh PT KES, meskipun saat ini perusahaan belum melaksanakan kegiatan operasional,” ungkap Irvan.

Baca Juga :  Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN

Ia menilai program kesehatan seperti ini memiliki dampak nyata bagi masyarakat karena tidak hanya memberikan bantuan makanan tambahan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan warga tentang pentingnya pemenuhan gizi keluarga.

Lebih lanjut, Irvan berharap PT KES dapat segera menjalankan operasional perusahaan sehingga manfaat yang dirasakan masyarakat dapat semakin luas.

“Kami berharap dan mendoakan mudah-mudahan PT KES segera melaksanakan operasional, diberikan kelancaran dan kesuksesan. Sehingga ke depan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar lagi bagi masyarakat, khususnya di Desa Tambakua,” katanya.

Menjelang akhir kegiatan, suasana hangat semakin terasa ketika petugas membagikan multivitamin kepada ibu hamil serta makanan tambahan bergizi bagi balita. Senyum para peserta menjadi gambaran sederhana dari manfaat yang mereka rasakan hari itu.

Lebih dari sekadar pembagian bantuan, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam membangun kesadaran bersama, bahwa pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama. Kolaborasi antara dunia usaha, tenaga kesehatan, dan pemerintah desa menjadi fondasi kuat untuk menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas. (**)


Laporan: Muh Sahrul

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kembar Emas Sultra Hadirkan Fasilitas untuk Kenyamanan dan Kebersihan Warga Desa Lameruru
PT MLP dan Pemerintah Desa Bersinergi Wujudkan Lingkungan Pesisir yang Bersih dan Sehat
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026
Usai Teken Kontrak Kemenkes, Bupati Ikbar Tinjau Lokasi RSUD Konawe Utara
Hari ini Penandatanganan Kontrak Pembangunan RSUD Konawe Utara Resmi Dilaksanakan
PT MLP Gelar Program Pencegahan Stunting dan PMT bagi Bayi-Balita di Desa Molore Pantai
Terima Parcel Lebaran, Mama Dela Ungkap Rasa Syukur Kepedulian PT Kembar Emas Sultra
Hangatnya Ramadhan, PT Kembar Emas Sultra Salurkan 117 Parcel untuk Warga Lameruru

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 14:08 WITA

Kembar Emas Sultra Hadirkan Fasilitas untuk Kenyamanan dan Kebersihan Warga Desa Lameruru

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:16 WITA

PT MLP dan Pemerintah Desa Bersinergi Wujudkan Lingkungan Pesisir yang Bersih dan Sehat

Minggu, 14 Juni 2026 - 12:42 WITA

Demi Generasi Emas, PT KES dan Puskesmas Hialu Lakukan Langkah Nyata di Tambakua

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:42 WITA

Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:11 WITA

Usai Teken Kontrak Kemenkes, Bupati Ikbar Tinjau Lokasi RSUD Konawe Utara

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!