KONAWE UTARA, KROSCEK.CO.ID – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diwujudkan oleh PT Bumi Konawe Minerina (BKM). Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026, perusahaan menggelar kegiatan penanaman pohon yang melibatkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Konawe Utara serta siswa dan guru SMKN 1 Konawe Utara.
Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 20 Juni 2026 tersebut dilaksanakan di area Disposal C Pit IUP PT BKM. Sebanyak 230 bibit pohon ditanam dengan melibatkan sekitar 80 peserta yang terdiri dari karyawan PT BKM, perwakilan DLH Konawe Utara, tenaga pendidik, dan Kepala SMKN 1 Konawe Utara bersama siswa-siswi.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi nyata perusahaan dalam mendukung upaya rehabilitasi lahan, menjaga keseimbangan ekosistem, serta memperkuat kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan hidup di tengah tantangan perubahan iklim yang semakin nyata.
Kepala Teknik Tambang (KTT) PT Bumi Konawe Minerina, Yovi Fajar Tindangen, mengatakan bahwa pelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional perusahaan.
Menurutnya, industri pertambangan modern tidak hanya dituntut untuk menghasilkan nilai ekonomi, tetapi juga harus mampu memberikan kontribusi positif terhadap keberlanjutan lingkungan dan masyarakat sekitar.
“Melalui momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Setiap pohon yang ditanam hari ini bukan sekadar simbol, melainkan investasi jangka panjang untuk masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa keberhasilan pembangunan harus berjalan seiring dengan upaya pelestarian lingkungan,” ujar Yovi.
Ia menjelaskan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menerapkan prinsip-prinsip pertambangan yang baik dan benar (good mining practice), termasuk menjalankan program reklamasi dan rehabilitasi lahan pascatambang secara berkelanjutan.
“PT BKM senantiasa berupaya memastikan bahwa setiap aktivitas pertambangan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan. Kami ingin meninggalkan warisan yang baik bagi generasi mendatang. Karena itu, kegiatan penghijauan seperti ini akan terus menjadi bagian dari program perusahaan yang dilaksanakan secara konsisten dan berkesinambungan,” tambahnya.
Yovi juga mengapresiasi keterlibatan Dinas Lingkungan Hidup serta dunia pendidikan yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi kunci dalam menciptakan gerakan pelestarian lingkungan yang berdampak luas.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Konawe Utara, Marjoni, S.KM., M.PH, menyampaikan apresiasi kepada PT BKM atas inisiatif dan komitmennya dalam mendukung program pelestarian lingkungan di daerah.
Menurut Marjoni, kegiatan penanaman pohon memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas lingkungan hidup, mengurangi dampak perubahan iklim, serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian alam.
“Kami memberikan apresiasi kepada PT Bumi Konawe Minerina yang telah menunjukkan kepedulian nyata terhadap lingkungan melalui kegiatan ini. Pelestarian lingkungan tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk dunia usaha dan masyarakat,” kata Marjoni.
Ia menjelaskan bahwa upaya penghijauan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan memperbaiki kualitas lingkungan, khususnya di wilayah yang memiliki aktivitas pemanfaatan sumber daya alam.
“Penanaman pohon memberikan banyak manfaat, mulai dari menjaga ketersediaan air, mencegah erosi, menyerap karbon, hingga menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Karena itu, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan dan menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk turut mengambil bagian dalam menjaga lingkungan hidup di Konawe Utara,” ujarnya.
Lebih lanjut, Marjoni menekankan pentingnya membangun budaya peduli lingkungan sejak dini melalui keterlibatan generasi muda dalam berbagai program penghijauan dan konservasi.
Senada dengan itu, Kepala SMKN 1 Konawe Utara, Muslan, S.Pd, menyambut baik keterlibatan para siswa dalam kegiatan penanaman pohon yang digagas PT BKM bersama DLH Konawe Utara.
Menurutnya, kegiatan tersebut memberikan pengalaman belajar yang sangat berharga bagi peserta didik karena mereka dapat memahami secara langsung pentingnya menjaga lingkungan melalui aksi nyata.
“Kami sangat mengapresiasi PT BKM yang telah melibatkan siswa-siswi SMKN 1 Konawe Utara dalam kegiatan ini. Pendidikan lingkungan tidak cukup hanya diajarkan di ruang kelas, tetapi juga perlu diwujudkan dalam kegiatan nyata agar para siswa memiliki kesadaran dan kepedulian yang lebih kuat terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Muslan.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh para siswa dapat menjadi bekal untuk membangun karakter generasi muda yang peduli terhadap lingkungan dan mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, para siswa belajar bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab setiap individu. Kami berharap mereka dapat menjadi pelopor dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian alam dan menerapkan perilaku ramah lingkungan dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Kegiatan penanaman pohon berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Para peserta secara antusias menanam bibit pohon di area yang telah disiapkan sebagai bagian dari upaya rehabilitasi dan penghijauan kawasan.
Melalui kegiatan ini, PT Bumi Konawe Minerina kembali menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui berbagai program berkelanjutan yang melibatkan pemerintah, dunia pendidikan, dan masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi masa depan.
Laporan: Muh. Sahrul




























