Lagi, Kadin Sultra Bersama DPM-PTSP Kirim 24 Ton Jagung Pipil ke Jatim - https://kroscek.co.id/

Lagi, Kadin Sultra Bersama DPM-PTSP Kirim 24 Ton Jagung Pipil ke Jatim

- Redaksi

Selasa, 21 Februari 2023 - 23:20 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Melalui CV Sengkang Duta Comoditi mengirim 24 ton jagung pipil hasil pertanian ke Jawa Timur (Jatim), Selasa (21/02/2023). (*Ist)

Melalui CV Sengkang Duta Comoditi mengirim 24 ton jagung pipil hasil pertanian ke Jawa Timur (Jatim), Selasa (21/02/2023). (*Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KENDARI, KROSCEK.NET – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sulawesi Tenggara (Sultra) dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Sultra kembali mengirim hasil pertanian ke Pulau Jawa.

Kali ini, melalui CV Sengkang Duta Comoditi mengirim 24 ton jagung pipil hasil pertanian ke Jawa Timur (Jatim) pada Selasa (21/02/2023).

Kamarudin selaku Pimpinan CV. Sengkang Duta Comoditi menjelaskan bahwa jagung yang akan dikirim tersebut berasal dari hasil serapan petani di seluruh wilayah Sultra pada bulan februari 2023.

Ia menuturkan bahwa serapan paling banyak di wilayah Kabupaten Muna, Konawe, Konawe Selatan (Konsel) dan Kolaka Timur (Koltim).

“Ini baru awal, belum panen raya di bulan 3. Tahun lalu sekitar 3 bulan lebih kita mengirim kurang lebih 2 ribu ton. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih dari 2 ribu ton”, ungkapnya.

Menurutnya, untuk produksi komoditi jagung oleh petani di wilayah Sultra tidak terputus, hanya waktu panen rayanya biasa dilakukan pada bulan maret hingga juni.

Dirinya mengaku membeli komoditi dari petani tersebut dalam keadaan kering sehingga bisa langsung dikirim.

“Jagung tidak bisa dibeli dalam keadaan basah karena tidak ada alat pengering yang dimiliki. Sehingga tidak bisa mengirim sesuai permintaan jumlah dan tingkat kekeringan yang diinginkan pembeli”, terangnya.

“Jadi kita hanya bisa mengirim lewat Surabaya, karena tidak punya alat untuk mengolah termasuk pengering. Seandainya ada, kita bisa langsung melakukan ekspor,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Ketum Kadin bidang pasar modal, Sastra Alamsyah mengatakan bahwa nilai ekonomis dari 24 ton pengiriman jagung pipil tersebut adalah Rp144 juta.

Dimana, lanjut Alamsyah, Pengiriman komoditi tersebut ke Jatim dikarenakan adanya misi dagang dengan pemerintah setempat yang hampir rutin tiap bulan dilakukan pengiriman ke provinsi tersebut.

“Jadi Pak Kamarudin ini rutin mengirim ke tiap daerah. Salah satu daerah terbesar yang menerima barang dari Sultra itu Jatim”, ucapnya.

Di lokasi yang sama, Kepala Bidang (Kabid) Perencanaan Iklim, Penanaman Modal dan Promosi, DPM-PTSP sultra, Askar Karim menyebut jika Pemprov sangat mendukung kegiatan tersebut karena berkaitan dengan investasi daerah. Kata dia, potensi alam di Sultra sangat besar, hanya pemanfaatannya yang masih belum maksimal.

“Alhamdulillah dengan adanya dukungan dari Kadin, kami membangun mitra untuk meningkatkan investasi daerah melalui pengiriman hasil bumi di Sultra”, tuturnya.

Dirinya menambahkan bahwa kolaborasi tersebut berdampak “domino” yang apabila investasinya berjalan dengan baik, maka tingkat pendapatan dan kesejahteraan petani juga meningkat.

“Adapun bentuk dukungan yang diberikan DPM-PTSP Sultra terhadap petani dengan memberikan kepastian hukum seperti perizinan termasuk upaya untuk menyalurkan produksinya melalui kerja sama dengan Kadin Sultra,” tutupnya. (**)


 

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026
UMKM Naik Kelas, PT MLP melalui Program SEHATI Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern
LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources
Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki
Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026
Temui Ridwan Bae dan Ahmad Safei, DPRD Konawe Utara Kawal Aspirasi Infrastruktur di tingkat Pusat
PP GPI Apresiasi Evaluasi Pimpinan Badan Gizi Nasional oleh Presiden Prabowo

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WITA

Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:37 WITA

UMKM Naik Kelas, PT MLP melalui Program SEHATI Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Senin, 22 Juni 2026 - 14:23 WITA

LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources

Senin, 15 Juni 2026 - 08:57 WITA

Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WITA

Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!