Penataan Kawasan Kumuh Pesisir Kendari Dapat Perhatian Serius DPR RI dan Dirjen - https://kroscek.co.id/

Penataan Kawasan Kumuh Pesisir Kendari Dapat Perhatian Serius DPR RI dan Dirjen

- Redaksi

Selasa, 10 Juni 2025 - 15:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Pemukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ir. Fitrah Nur, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, dan Walikota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau langsung kawasan Pulau Pandan, tepatnya di RT 2, 3, dan 4, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Selasa (10/06/2025).

Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Pemukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ir. Fitrah Nur, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, dan Walikota Kendari, Siska Karina Imran, meninjau langsung kawasan Pulau Pandan, tepatnya di RT 2, 3, dan 4, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli, Selasa (10/06/2025).

Kendari, Kroscek.co.id – Upaya penataan kawasan kumuh di Kota Kendari kembali menunjukkan kemajuan signifikan, khususnya di wilayah pesisir yang rentan, Selasa pagi (10/6/2025).

Direktur Jenderal (Dirjen) Kawasan Pemukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Ir. Fitrah Nur, bersama Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, meninjau langsung kawasan Pulau Pandan, tepatnya di RT 2, 3, dan 4, Kelurahan Poasia, Kecamatan Abeli.

Kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah pusat dalam mendorong percepatan penataan kawasan permukiman kumuh di berbagai daerah, termasuk di Kota Kendari.

Rombongan disambut langsung oleh Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, dan turut didampingi jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, staf ahli, Camat Abeli, serta Lurah Poasia.

Berdasarkan data Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Kendari, kawasan Pulau Pandan dihuni oleh sekitar 165 rumah dengan total 187 Kepala Keluarga (KK).

Kawasan ini memiliki karakteristik padat penduduk dan berada di wilayah pesisir yang sangat rentan terhadap kerusakan lingkungan dan keterbatasan infrastruktur dasar.

Baca Juga :  Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan

Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap program penataan kawasan kumuh dan peningkatan kualitas permukiman, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ir. Ridwan Bae, turut mengalokasikan bantuan stimulan bagi masyarakat terdampak.

Dalam kunjungannya, Ridwan menegaskan komitmen DPR RI untuk mendorong pemerataan pembangunan, termasuk di wilayah-wilayah terpencil dan pesisir.

“Kita ingin memastikan tidak ada lagi warga Indonesia yang tinggal di tempat yang tidak layak. Rumah yang sehat dan aman adalah hak setiap warga, termasuk mereka yang tinggal di kawasan terpencil dan pesisir,” ujar Ridwan.

Pihaknya juga menekankan bahwa bantuan stimulan ini bukan hanya bentuk kehadiran negara dalam memenuhi hak dasar rakyat, tetapi juga sebagai upaya memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang inklusif harus menjangkau seluruh lapisan masyarakat, tanpa terkecuali mereka yang tinggal jauh dari pusat kota.

“Dengan keterlibatan legislatif, berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat terus diperkuat agar program-program penataan kawasan kumuh dapat berjalan efektif dan berkelanjutan,” Tegas Ridwan Bae.

Sementara itu dalam sambutannya, Dirjen Kawasan Pemukiman, Ir. Fitrah Nur, menyampaikan bahwa Pulau Pandan merupakan lokasi ketiga yang ia kunjungi dalam rangka peninjauan program penataan kawasan kumuh di daerah pesisir.

Baca Juga :  Respon Arahan Ridwan Bae, Bupati Ikbar Percepat Langkah Strategis Kawal Infrastruktur Konut

Fitrah menegaskan bahwa perhatian pemerintah tidak hanya tertuju pada perbaikan fisik rumah, tetapi juga pada peningkatan kualitas lingkungan secara keseluruhan.

“Kita akan mencoba menata kawasan pesisir secara terintegrasi. Tadi sudah ada koordinasi dengan Ibu Wali Kota, dan ke depan perencanaannya akan disiapkan dan diserahkan ke Pemerintah Kota Kendari untuk ditindaklanjuti,” ujarnya.

Fitrah menambahkan bahwa penataan akan mencakup penyediaan ruang terbuka hijau (RTH), perbaikan akses jalan, sanitasi, drainase, serta fasilitas pendukung lainnya demi menciptakan lingkungan yang sehat dan layak huni.

Wali Kota Kendari, Siska Karina Imran, menyampaikan apresiasi atas dukungan dan perhatian dari pemerintah pusat serta DPR RI.

Ia menyatakan komitmen kuat dari Pemkot Kendari untuk segera menindaklanjuti hasil kunjungan tersebut dengan langkah-langkah konkret dalam perencanaan dan pelaksanaan penataan kawasan.

“Kami sangat terbantu dengan dukungan ini. Ini bukan hanya soal infrastruktur, tapi juga menyangkut kualitas hidup masyarakat pesisir yang selama ini luput dari perhatian,” kata Siska.

Kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mewujudkan kawasan permukiman yang layak, tertata, dan berkelanjutan di Kota Kendari.
Koordinasi Lintas Sektor

Baca Juga :  Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Koordinasi Lintas Sektoral.

Turut mendampingi kunjungan tersebut sejumlah pejabat teknis dari Kementerian PUPR, antara lain Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Sulawesi III, Bahtiar; Kasubdit Perencanaan Teknis, Deny Dwi Susanto; dan Kepala Satuan Kerja Provinsi Sulawesi Tenggara, Muh. Irsan Basalamah.

Hadir pula perwakilan dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sultra dan Balai Wilayah Sungai IV Kendari, menandakan kuatnya sinergi lintas sektor dalam mendukung pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil. (**)


Laporan : Muh. Sahrul

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara
Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki
Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra
Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026
Temui Ridwan Bae dan Ahmad Safei, DPRD Konawe Utara Kawal Aspirasi Infrastruktur di tingkat Pusat
Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021
Sejak Awal Menjabat, Ikbar-Abuhaera Konsisten Perjuangkan Normalisasi Tegangan Listrik Konut

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:06 WITA

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara

Senin, 15 Juni 2026 - 08:57 WITA

Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:57 WITA

Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WITA

Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:42 WITA

Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!