KONAWE UTARA, KROSCEK.CO.ID – 13 pemuda asal desa-desa lingkar tambang di Kabupaten Konawe Utara pagi itu terasa berbeda. Ada semangat dan optimisme yang terpancar dari wajah mereka saat memasuki area kantor PT Makmur Lestari Primatama.
Hari itu menjadi awal perjalanan baru melalui peluncuran program “Fresh Mekanik: Program Pelatihan Mekanik Berbasis Kompetensi”.
Program yang diinisiasi PT MLP tersebut dirancang khusus bagi para lulusan baru tingkat SMA sederajat. Tujuannya jelas, yakni membuka jalan bagi talenta muda lokal agar memiliki keterampilan profesional dan mampu bersaing sebagai mekanik andal di dunia industri pertambangan.
Sebagai bagian dari komitmen berkelanjutan dalam pilar Corporate Social Responsibility (CSR), program ini telah mulai digelorakan sejak Maret lalu. Perusahaan secara aktif melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah menengah atas hingga balai desa di wilayah operasional guna menjaring generasi muda terbaik yang siap dibina.
Suasana hangat terlihat dalam kegiatan sosialisasi bersama orang tua wali peserta yang digelar di Kantor PT MLP. Kehadiran para orang tua menjadi simbol dukungan penuh terhadap anak-anak mereka untuk belajar langsung di dunia kerja profesional.
Superintendent HR PT MLP, Imam Kusuma, menegaskan bahwa investasi terbesar perusahaan terletak pada penguatan kapasitas sumber daya manusia lokal.
“Program ini masuk dalam lini CSR perusahaan sebagai upaya nyata meningkatkan pendapatan riil masyarakat di masa depan, khususnya bagi warga lingkar tambang, dengan membekali generasi muda keahlian yang bernilai tinggi,” ungkap Imam Kusuma.
Sementara itu, Superintendent Plant PT MLP, Fachrizal Husein, menjelaskan bahwa program Fresh Mekanik akan lebih menitikberatkan pada pengalaman praktik lapangan dan peningkatan jam terbang peserta.
Selama masa magang, para peserta akan diperkenalkan langsung dengan budaya kerja profesional serta pembelajaran teknis mekanikal di lingkungan industri pertambangan.
“Program ini menjadi ruang bagi pemuda lingkar tambang untuk memperbanyak pengalaman dan jam terbang. Tidak hanya mendapatkan ilmu, peserta juga memperoleh berbagai benefit, termasuk sertifikat kompetensi yang menjadi modal penting dalam perjalanan karier mereka ke depan,” tutur Fachrizal.
Dalam industri alat berat dan pertambangan, keselamatan kerja menjadi aspek utama yang tidak dapat ditawar. Karena itu, Supervisor HSE PT MLP, Busri, menekankan pentingnya kepatuhan terhadap aturan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
PT MLP menerapkan aturan baku Golden Rules sebagai standar keselamatan kerja guna meminimalisir potensi insiden di area operasional perusahaan.
“Harapan besar kami, seluruh peserta magang dapat mengikuti setiap prosedur keselamatan dengan disiplin penuh. Dengan begitu, seluruh rangkaian program dapat berjalan aman dan lancar hingga selesai,” tegas Busri.
Melalui program Fresh Mekanik ini, PT MLP tidak sekadar membuka ruang magang bagi generasi muda. Lebih dari itu, perusahaan sedang menanam benih kemandirian ekonomi dan menciptakan SDM lokal yang siap berkontribusi bagi daerah.
Kini, 13 pemuda lingkar tambang Konawe Utara bersiap memegang kunci pas dan mengencangkan baut-baut masa depan mereka sendiri, membuktikan bahwa generasi muda lokal mampu tumbuh, bersaing, dan memberikan dampak nyata di tanah kelahirannya.***
Penulis : Muh. Sahrul
































