Anggota DPRD Konut, Abd Halim Ingatkan Organisasi Buruh: Taat Aturan, Jangan Ganggu Investasi - https://kroscek.co.id/

Anggota DPRD Konut, Abd Halim Ingatkan Organisasi Buruh: Taat Aturan, Jangan Ganggu Investasi

- Redaksi

Senin, 3 November 2025 - 21:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Konawe Utara, Abd Halim Alkaf.

Anggota DPRD Konawe Utara, Abd Halim Alkaf.

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Suasana politik di Bumi Oheo mendadak terasa seperti rapat akbar mendidih tapi masih ber-AC, setelah Anggota DPRD Konawe Utara Komisi I, Abd Halim Alkaf, mengeluarkan “peringatan level tinggi” kepada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans).

Nada suaranya tegas, bahasanya diplomatis, tapi pesannya jelas: “Tolong cek organisasi buruh, jangan sampai kebablasan.”

Menurutnya, belakangan ini muncul laporan warga soal perilaku organisasi buruh yang tak hanya keluar jalur regulasi, tapi juga keluar dari batas kesabaran.

Bahkan disebut-sebut ada yang melakukan tindakan anarkis, termasuk pengerusakan fasilitas perusahaan, alias bukan lagi unjuk rasa, tapi unjuk kekuatan.

“Kami mendapat laporan, ada organisasi buruh yang bertindak di luar aturan. Ini sudah mengarah ke tindakan anarkis. Kalau dibiarkan, bisa bikin investor angkat koper lebih cepat dari jadwal penerbangan,” tegas Abd Halim, yang juga dikenal sebagai Ketua Fraksi Konasara.

Abd Halim tak hanya memberi komentar ala “netizen budiman”, tapi langsung mengirim pesan terbuka kepada Disnakertrans: evaluasi semua organisasi buruh, cek legalitas, aktivitas, termasuk gaya bicara dan gaya bergeraknya.

Baca Juga :  Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021

Jangan sampai niatnya memperjuangkan hak, tapi caranya menyerang pagar perusahaan.

Ia juga mengimbau agar buruh tetap menyampaikan aspirasi, tapi jangan sampai aspirasi berubah jadi aksi lempar batu.

“Silakan menyampaikan aspirasi. Tapi jangan merusak. Ingat, kita ingin investasi datang, bukan kabur,” ujarnya santai tapi mengandung makna halus.

Uniknya, Abd Halim bukan sembarang bicara. Ia mantan Ketua SPARTAN Sultra, jadi ia paham betul lika-liku perjuangan pekerja. Bedanya, kali ini ia berdiri di podium wakil rakyat bukan lagi di depan mobil komando.

Baca Juga :  Bupati Ikbar: Evaluasi Kinerja Kepala OPD 3–6 Bulan, Bukan Karena Kedekatan

Sebagai tindak lanjut, Komisi I DPRD Konut akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP). Jangan bayangkan suasananya seperti sidang sinetron. Ini serius, tapi mungkin tetap ada kopi, mikrofon, dan sedikit ketegangan.

Yang akan diundang antara lain:

  • Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
  • Badan Kesbangpol
  • Organisasi buruh atau pekerja yang sedang ramai diperbincangkan
  • Pelaku usaha/perusahaan yang fasilitasnya mungkin sudah jadi korban

Tujuan RDP:
✔ Mendapat data akurat
✔ Klarifikasi semua pihak
✔ Menentukan solusi terbaik
✔ Dan tentu… memastikan tidak ada yang membawa massa tambahan tanpa izin

“Kita ingin semua duduk bersama. Bukan duduk saling menyalahkan, tapi duduk mencari jalan keluar untuk kemajuan daerah bukan ketertinggalan daerah, apalagi ketinggal kenangan,” tegas Abd Halim.

DPRD berharap organisasi buruh tetap menjadi penyambung lidah pekerja, bukan penyebab rusaknya iklim investasi. Sebab, kalau perusahaan kabur dan investasi hilang, bukan hanya pabrik yang kosong, tapi juga dompet keluarga bisa ikut kosong.

Baca Juga :  Exit Meeting BPK Dijadwalkan 19 Februari, BKAD Konut: Tahapan Audit Masih Pendahuluan

Poin pesannya sederhana namun dalam:

  • Perjuangkan hak, tapi pakai aturan.
  • Kritik boleh, lempar batu jangan.
  • Bela pekerja, tapi jangan bunuh iklim usaha.
Demokrasi Jalan, Investasi Aman, Buruh Tenang, Semua Senang

Kasus ini menjadi pengingat bahwa perjuangan pekerja dan kepentingan investasi tidak perlu bertengkar di jalan raya. Keduanya bisa hidup rukun seperti kopi dan gula, asal takarannya pas.

DPRD sudah bicara, Disnaker segera dievaluasi, buruh diharapkan tertib, dan investor… mohon jangan panik. (**)


Penulis: Muh. Sahrul

Berita Terkait

Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026
Temui Ridwan Bae dan Ahmad Safei, DPRD Konawe Utara Kawal Aspirasi Infrastruktur di tingkat Pusat
PT NPM Site PT MLP Bantah Bayar Upah di Bawah UMK, SBIB: Sudah Sesuai Ketentuan
PT Bumi Konawe Minerina Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban untuk Warga Lingkar Tambang
PT MLP Cetak Mekanik Muda, 13 Pemuda Konawe Utara Ikuti Program Fresh Mekanik
PT Bumi Konawe Minerina Kenalkan Dunia Tambang kepada Siswa SMKN 1 Konawe Utara
Pemkab Konut Gelar Rakor PPM Berkelanjutan, PT Bumi Konawe Minerina Raih Penghargaan

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WITA

Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:42 WITA

Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 22:38 WITA

Temui Ridwan Bae dan Ahmad Safei, DPRD Konawe Utara Kawal Aspirasi Infrastruktur di tingkat Pusat

Jumat, 5 Juni 2026 - 20:34 WITA

PT NPM Site PT MLP Bantah Bayar Upah di Bawah UMK, SBIB: Sudah Sesuai Ketentuan

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:22 WITA

PT Bumi Konawe Minerina Salurkan Empat Ekor Sapi Kurban untuk Warga Lingkar Tambang

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!