Kontraktor CV Yama Surya: Pengerjaan Jembatan Lamonae Sesuai Spesifikasi - https://kroscek.co.id/

Kontraktor CV Yama Surya: Pengerjaan Jembatan Lamonae Sesuai Spesifikasi

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 17:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama CV Yama Surya, Yacobus Massang, akhirnya angkat bicara, usai disebut pengerjaan jembatan Lamonae dilakukan asal-asalan dengan ditambal-tambal, Jum'at (22/8/2025).

Direktur Utama CV Yama Surya, Yacobus Massang, akhirnya angkat bicara, usai disebut pengerjaan jembatan Lamonae dilakukan asal-asalan dengan ditambal-tambal, Jum'at (22/8/2025).

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Proyek pembangunan Jembatan Lamonae di Kecamatan Wiwirano, Kabupaten Konawe Utara (Konut), kembali menjadi sorotan publik.

Menanggapi tuduhan dari salah satu warga yang menyebut pengerjaan jembatan dilakukan asal-asalan dengan ditambal-tambal, Direktur Utama CV Yama Surya, Yacobus Massang, akhirnya angkat bicara.

Dengan tegas, ia membantah tuduhan tersebut dan memastikan bahwa seluruh proses pekerjaan telah dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, perencanaan, serta standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau ada yang bilang ada tambalan itu tidak benar. Apa yang terlihat itu hanya bekas perapian sisi kiri-kanan dari paku mall dan pertemuan cetakan kayu saat pengecoran. Semua sesuai SOP gambar desain, lengkap dengan dokumentasi saat pekerjaan,” tegas Yacobus, Jumat (22/8/2025).

Proyek pembangunan jembatan tersebut dikerjakan sejak 22 April 2025 dengan jangka waktu kontrak hingga 22 Oktober 2025. Namun, berkat percepatan kerja di lapangan, CV Yama Surya mampu merampungkannya dalam waktu kurang lebih tiga bulan.

Baca Juga :  Silaturahmi Pasca Lebaran, Bupati Konut dan Kolaka Perkuat Sinergi Antar Daerah

Meski sudah rampung dan kini dimanfaatkan masyarakat, pihak kontraktor menegaskan bahwa jembatan tersebut masih dalam masa pemeliharaan selama 180 hari ke depan.

Dengan demikian, setiap potensi kerusakan yang mungkin terjadi tetap menjadi tanggung jawab perusahaan.

“Kami bertanggung jawab penuh terhadap kualitas. Masa pemeliharaan tetap kami pegang. Jadi masyarakat tidak perlu khawatir,” imbuhnya.

Material Sesuai Standar, Tidak Ada Kompromi

Dalam penjelasannya, Yacobus juga memastikan bahwa seluruh material yang digunakan telah memenuhi standar mutu.

Pasir didatangkan langsung dari Asera, sementara material lain diambil dari luar wilayah proyek agar kualitas tetap terjamin, meski membutuhkan biaya lebih besar.

“Untuk jembatan bentangan 14 meter seperti ini tidak mungkin kami main-main. Kalau jembatan rusak, tidak bisa ditambal seperti jalan. Harus dibongkar total. Jadi kami pastikan material benar-benar sesuai standar,” jelasnya.

Baca Juga :  Wakil Ketua II, dan Ketua Komisi I DPRD Konawe Utara Tanggapi Pemecatan 17 ASN

Kini, jembatan tersebut telah difungsikan masyarakat setempat. Berbagai kendaraan, termasuk angkutan hasil perkebunan sawit dan kebutuhan pokok, sudah melintas tanpa kendala. Hal ini membuktikan bahwa jembatan benar-benar layak digunakan.

Yacobus juga menyesalkan adanya pihak-pihak yang diduga sengaja menyebarkan tuduhan tak berdasar, bahkan menyebut adanya keterlibatan anggota DPRD dalam proyek tersebut.

“Prosesnya murni tender resmi. Tidak ada campur tangan pihak manapun. Anggaran proyek ini jelas, bersumber dari APBD Konawe Utara Tahun Anggaran 2025 dengan nilai kurang lebih Rp3,058 miliar,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yacobus menegaskan bahwa CV Yama Surya sudah berpengalaman dalam pembangunan infrastruktur, termasuk jembatan.

Seluruh pekerjaan dilakukan dengan komitmen menjaga kualitas dan keamanan, mengingat jembatan merupakan fasilitas vital yang menyangkut keselamatan banyak orang.

“Kami ingin masyarakat menggunakan jembatan ini dengan rasa aman. Kami pastikan tidak ada satu pun bagian yang ditambal-tambal, semua sesuai spesifikasi,” pungkasnya.

Baca Juga :  UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Dengan penjelasan ini, kontraktor menegaskan kembali komitmennya terhadap kualitas pekerjaan, transparansi anggaran, serta tanggung jawab sosial dalam menyediakan infrastruktur yang kokoh dan bermanfaat bagi masyarakat Konawe Utara. (**)


Laporan : Muh. Sahrul

Berita Terkait

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas
Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN
Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi
Respon Tekanan Publik Jalan Beton MTT, Hari ini Pemkab Konut Gelar Rapat Tindak Lanjut
Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa
Lagi! Tumpahan Solar Picu Kecelakaan di Konut, Dishub Diminta Perketat Pengawasan Angkutan BBM
Idul Fitri 1447 H, PT KES dan PT MLP Teguhkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Konut
PT Bumi Konawe Minerina Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Tapunggaya dan Tapuemea

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 06:09 WITA

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas

Kamis, 2 April 2026 - 16:50 WITA

Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN

Kamis, 2 April 2026 - 12:13 WITA

Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi

Kamis, 2 April 2026 - 07:17 WITA

Respon Tekanan Publik Jalan Beton MTT, Hari ini Pemkab Konut Gelar Rapat Tindak Lanjut

Senin, 30 Maret 2026 - 16:03 WITA

Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa

Berita Terbaru