Banjir Bandang Terjang 4 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Asera, Konawe Utara - https://kroscek.co.id/

Banjir Bandang Terjang 4 Desa dan 1 Kelurahan di Kecamatan Asera, Konawe Utara

- Redaksi

Kamis, 9 Mei 2024 - 14:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Asera, Muh. Aswar bersama Lurah Wanggudu dan Tim Penyelamat Danpos SAR Basarnas Konawe Utara, Dedi Irawan bersama jajarannya monitoring lokasi banjir di desa puuwanggudu. Kamis, (09/05/2024).

Camat Asera, Muh. Aswar bersama Lurah Wanggudu dan Tim Penyelamat Danpos SAR Basarnas Konawe Utara, Dedi Irawan bersama jajarannya monitoring lokasi banjir di desa puuwanggudu. Kamis, (09/05/2024).

KONAWE UTARA, KROSCEK.CO.ID – Banjir kembali melanda sejumlah lokasi di Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara (Konut). Kali ini, banjir kembali menerjang 4 desa dan 1 kelurahan, yakni Desa Puuwanggudu, Desa Alaawanggudu, Desa Wanggudu Raya, Desa Longeo dan Kelurahan Wanggudu.

Dari laporan pemerintah setempat, aliran banjir yang cukup deras menerjang sejumlah wilayah di Kecamatan Asera akibat guyuran hujan sejak seminggu, hingga dini hari puncak banjir bandang meluap ke rumah warga. Kamis, (09/05/2024).

“Melaporkan situasi saat ini, tepatnya di wilayah Desa Puuwanggudu, dampak hujan dari sejak dini hari sekitar pukul 03.00 Wita (subuh) hingga hari ini pukul 13.00 Wita (siang), mengakibatkan banjir lumpur dan menutup akses jalan desa hingga ke pemukiman, fasilitas umum dan rumah ibadah desa puuwanggudu,” Ungkap Camat Asera, Muhammad Aswar Amiruddin, kepada Kroscek.co.id di lokasi banjir.

Baca Juga :  Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra
Kepala desa puuwanggudu, jumran amin mengabarkan informasi banjir terkini.

Imbas banjir bandang tersebut, jalan raya di Desa Puuwanggudu tampak tergenang. Kepadatan warga melakukan evakuasi barang berharga tidak terelakkan karena petugas gabungan di kawasan setempat melakukan monitoring dan penyelamatan spesifik.

“Data kami baru sampai pukul 13.00 Wita. Ketinggian banjir di Desa Puuwanggudu, Kecamatan Asera setinggi 150 cm. Nanti kami update lagi perkembangannya. Lalu lintas diberlakukan buka tutup. Kami mengimbau seluruh pengendara baik roda enam, roda empat, hingga roda 2 lebih berhati-hati karena cuaca dan situasi saat ini sangat ekstrem,” Paparnya.

Baca Juga :  Usai Teken Kontrak Kemenkes, Bupati Ikbar Tinjau Lokasi RSUD Konawe Utara
Debit air semakin meninggi memasuki rumah warga.

Selain pengendara, Aswar juga mengimbau kepada masyarakat yang terdampak untuk melakukan evakuasi dan pihaknya telah melakukan koordinasi kepada pihak terkait, baik itu kepala desa, lurah, BPBD Konut, Tim Penyelamat Pos SAR Konawe Utara, Basarnas Kendari, TNI dan Polri, serta pihak lainnya, guna monitoring lokasi banjir agar penanganan lebih intensif.

“Saat ini 339 kepala keluarga (kk) terdampak banjir di kecamatan asera, sudah melakukan evakuasi dini, maupun secara menyeluruh barang-barang berharga telah di pindahkan ke tempat lebih aman,” Imbuhnya.

Baca Juga :  Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021
Banjir meluap keseluruh rumah warga desa puuwanggudu.

Sementara itu, Kepala Desa Puuwanggudu, Jumran Amin berharap masyarakat untuk lebih bersabar menghadapi kondisi banjir saat ini. Sebab, luapan air dari sungai lasolo terus mengalami peningkatan ke rumah masyarakat hingga mencakup 2 meter tinggi debit air.

“Kondisi banjir di desa puuwanggudu bervariasi, untuk rumah di bantaran sungai lasolo mencapai 2 meter, dan yang berada di area tengah pedesaan debit air mencapai 50 cm. Tentunya masih menunggu perkembangan sewaktu-waktu akan mengalami perubahan baik itu peningkatan atau penurunan debit air,” Pungkasnya. (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026
Tanah Sengketa di Jantung Kota Kolaka Disorot: Diduga Jadi Arena Sabung Ayam hingga Peredaran Narkoba
UMKM Naik Kelas, PT MLP melalui Program SEHATI Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern
LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources
Kolaborasi PT Bumi Konawe Minerina dan Warga Mowundo Jaga Kelestarian Pantai Watiwa
Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki
Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WITA

Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:59 WITA

Tanah Sengketa di Jantung Kota Kolaka Disorot: Diduga Jadi Arena Sabung Ayam hingga Peredaran Narkoba

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:37 WITA

UMKM Naik Kelas, PT MLP melalui Program SEHATI Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern

Senin, 22 Juni 2026 - 14:23 WITA

LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:39 WITA

Kolaborasi PT Bumi Konawe Minerina dan Warga Mowundo Jaga Kelestarian Pantai Watiwa

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!