KPK Didesak Usut Tuntas Dugaan Korupsi Gubernur Sultra

- Redaksi

Jumat, 23 September 2022 - 17:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi demonstrasi massa yang mendesak KPK RI untuk mengusut dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Tenggara di Gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2022). (*Ist)

Aksi demonstrasi massa yang mendesak KPK RI untuk mengusut dugaan korupsi Gubernur Sulawesi Tenggara di Gedung KPK RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (19/9/2022). (*Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

JAKARTA, KROSCEK.NET – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Hukum (Ampuh) Sulawesi Tenggara (Sultra) – Jakarta menyambangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK RI), Senin (19/09/2022).

Kehadiran mahasiswa ke Lembaga Anti Rasuah, guna menyuarakan dugaan tindak pidana korupsi yang diduga dilakukan oleh Gubernur Sulawesi Tenggara aktif, H. Ali Mazi, S.H.

Koordinator lapangan, Arin Fahrul Sanjaya, mengungkapkan, bahwa dugaan tindak pidana korupsi oleh Gubernur Sultra telah berjalan lama. Namun sampai saat ini pihaknya belum melihat adanya penanganan serius dari Komisi Pemberantasan Koripsi (KPK) RI.

“Kasus dugaan korupsi Gubernur Sultra sudah lama bergulir di publik, namun sampai hari ini kami belum melihat adanya keseriusan dari KPK RI untuk mengusut tuntas kasus tersebut. Sehingga kami hadir di Gedung KPK RI ini untuk mengingatkan,” Ucap pria yang akrab disapa Arin, saat ditemui usai menggelar aksi demonstrasi di Gedung KPK RI.

Arin menambahkan, pihaknya akan terus mengawal kasus dugaan korupsi Gubernur Sultra sampai ada upaya lanjut yang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

“Kami tidak akan berhenti sampai disini, sebelum KPK RI melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap Gubernur Sultra, H. Ali Mazi,” Ucap Alumni Universitas Ibnu Chaldun (UIC) Jakarta itu.

Ia menuturkan, bahwa yang menjadi fokus pihaknya saat ini adalah terkait dugaan korupsi pembangunan jalan Kendari – Toronipa, pembangunan Rumah Sakit Jantung dan dugaan penyalahgunaan anggaran penanganan Covid-19 di Sulawesi Tenggara.

“Jadi untuk total anggaran yang kami usut ada sekitar kurang lebih Rp 500 Miliar Rupiah, terdiri dari dana pinjaman jangka panjang PT. SMI dan anggaran penanganan Covid-19,” Sebut Arin.

Diakhir keterangannya, putra daerah asal Kabupaten Konawe Selatan itu meminta doa dan dukungan dari masyarakat Sulawesi Tenggara dalam mengusut dugaan korupsi Gubernur Sultra yang bernilai fantastis yakni mencapai Rp 500 Miliar.

“Kami minta doa dan dukungan dari masyarakat Sultra, semoga anggaran yang kami duga di korupsi itu segera di kembalikan dan dipergunakan untuk kepentingan masyarakat sultra secara umum,” Tutupnya. (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

 

 

 

Berita Terkait

Brimobda Sultra Bersihkan Sampah Kota: Ketegasan yang Menyatu dengan Kepedulian
Disnakertrans Konut Telusuri PHK PT SSB: Kalau Aturannya Loncat, Ya Kita Kejar!
KNPI Konut “Geram” Soroti PHK Sepihak dan Pungli di PT SSB, Desak Pemda Turun Tangan
Bupati Konawe Utara H. Ikbar Bersama Istri Menunaikan Ibadah Umrah, Wujud Syukur dan Doa untuk Daerah
Anton Timbang Salut Ide Brilian Bupati Ikbar: Sirkuit Konawe Utara Perpaduan Sport Tourism
Hukum Dilanggar, Rakyat Disingkirkan: PT Antam UBPN Konut “Bandel” Abaikan Status Quo
Anggota DPRD Konut, Abd Halim Ingatkan Organisasi Buruh: Taat Aturan, Jangan Ganggu Investasi
Ditengah Kritik, Plt Direktur BLUD RS Konawe Utara Fokus Berbenah dan Melayani

Berita Terkait

Sabtu, 6 Desember 2025 - 07:28 WITA

Brimobda Sultra Bersihkan Sampah Kota: Ketegasan yang Menyatu dengan Kepedulian

Selasa, 18 November 2025 - 12:24 WITA

Disnakertrans Konut Telusuri PHK PT SSB: Kalau Aturannya Loncat, Ya Kita Kejar!

Rabu, 12 November 2025 - 07:51 WITA

Bupati Konawe Utara H. Ikbar Bersama Istri Menunaikan Ibadah Umrah, Wujud Syukur dan Doa untuk Daerah

Jumat, 7 November 2025 - 11:25 WITA

Anton Timbang Salut Ide Brilian Bupati Ikbar: Sirkuit Konawe Utara Perpaduan Sport Tourism

Kamis, 6 November 2025 - 19:59 WITA

Hukum Dilanggar, Rakyat Disingkirkan: PT Antam UBPN Konut “Bandel” Abaikan Status Quo

Berita Terbaru