Jalan Beton MTT 2,8 Km Dikebut, Bupati Ikbar Tegaskan Tuntas 2026 - https://kroscek.co.id/

Jalan Beton MTT 2,8 Km Dikebut, Bupati Ikbar Tegaskan Tuntas 2026

- Redaksi

Kamis, 2 April 2026 - 18:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe Utara memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan jalan beton MTT sepanjang 2,8 kilometer, dengan menegaskan komitmen penyelesaian proyek pada tahun 2026, di Aula lantai II Bupati Konawe Utara, Kamis, (2/4/2026). 

Bupati Konawe Utara memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan jalan beton MTT sepanjang 2,8 kilometer, dengan menegaskan komitmen penyelesaian proyek pada tahun 2026, di Aula lantai II Bupati Konawe Utara, Kamis, (2/4/2026). 

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menegaskan komitmen percepatan pembangunan infrastruktur strategis di kawasan lingkar tambang rapat bersama pembangunan jalan beton Mandiodo–Tapunggaya–Tapuemea (MTT) di Aula lantai II Bupati Konawe Utara, Kamis, (2/4/2026).

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., memastikan proyek jalan beton Mandiodo–Tapunggaya–Tapuemea (MTT) sepanjang 2,8 kilometer menjadi prioritas bersama pada tahun 2026.

Bupati Konawe Utara bersama jajaran Forkopimda, OPD, dan pemangku kepentingan berfoto bersama usai rapat koordinasi sebagai bentuk sinergi percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Menurut Ikbar, pembangunan akses jalan tersebut bukan sekadar proyek fisik, melainkan kebutuhan mendesak yang berdampak langsung pada mobilitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Ini adalah komitmen bersama antara pemerintah daerah, perusahaan tambang, dan masyarakat untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Dalam rapat koordinasi yang digelar bersama para pemangku kepentingan, disepakati sejumlah poin strategis yang menjadi dasar percepatan pembangunan jalan beton MTT.

Baca Juga :  Halal Bihalal Tinobu, Wabup Abuhaera Tekankan Persatuan sebagai Kunci Pembangunan

Pertama, proyek sepanjang 2,8 kilometer ini akan didukung oleh lima perusahaan tambang, yakni PT Aneka Tambang Tbk UBPN Konawe Utara, PT Cinta Jaya, PT Bumi Nikel Nusantara, PT Bumi Putera, dan PT Bumi Konawe Minerina. Masing-masing perusahaan berkontribusi sebesar Rp2,8 miliar.

Direktur PT Sarana Bumi Putera (SBP) Fajar Hasan menyampaikan pandangan dan dukungan dalam rapat koordinasi percepatan pembangunan jalan beton MTT di Konawe Utara.

Kedua, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara turut mengalokasikan anggaran sebesar Rp3 miliar sebagai bentuk dukungan konkret terhadap pembangunan tersebut.

Baca Juga :  Serahkan LKPD 2025, Ikbar Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Ketiga, total kebutuhan anggaran atau Rencana Anggaran Biaya (RAB) diperkirakan mencapai Rp17 miliar.

Keempat, proyek ini ditargetkan rampung pada tahun 2026, sejalan dengan kebutuhan mendesak masyarakat di wilayah lingkar tambang.

Kelima, setiap pertemuan antara pemerintah daerah dan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) wajib melibatkan Forum Percepatan Pembangunan Jalan Beton MTT sebagai representasi suara masyarakat.

Suasana diskusi dalam rapat koordinasi yang membahas strategi percepatan pembangunan jalan beton MTT, melibatkan berbagai pihak terkait untuk memastikan realisasi tepat waktu.

Keenam, sumber pendanaan pembangunan berasal dari dana Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) tahun berjalan, sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga :  Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara

Ketujuh, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Konawe Utara ditargetkan menyelesaikan perencanaan teknis dalam waktu dua minggu ke depan guna mempercepat tahapan pelaksanaan.

Langkah kolaboratif ini menjadi titik balik percepatan pembangunan infrastruktur di Konawe Utara, khususnya di wilayah yang selama ini menjadi jalur vital aktivitas masyarakat dan distribusi hasil tambang maupun pertanian.

Dengan kesepakatan tersebut, pemerintah daerah menjawab pembangunan tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan sinergi nyata antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat agar manfaatnya benar-benar dirasakan secara luas dan berkelanjutan.***


Laporan: Muh. Sahrul

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara
Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra
Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021
Sejak Awal Menjabat, Ikbar-Abuhaera Konsisten Perjuangkan Normalisasi Tegangan Listrik Konut
Usai Teken Kontrak Kemenkes, Bupati Ikbar Tinjau Lokasi RSUD Konawe Utara
Hari ini Penandatanganan Kontrak Pembangunan RSUD Konawe Utara Resmi Dilaksanakan
Bupati Ikbar: Pancasila Bukan Sekadar Hafalan, Tapi Jalan Menuju Konawe Utara Berdaya Saing
Pemkab Konut Gelar Rakor PPM Berkelanjutan, PT Bumi Konawe Minerina Raih Penghargaan

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:06 WITA

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:57 WITA

Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:34 WITA

Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021

Kamis, 4 Juni 2026 - 08:56 WITA

Sejak Awal Menjabat, Ikbar-Abuhaera Konsisten Perjuangkan Normalisasi Tegangan Listrik Konut

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:11 WITA

Usai Teken Kontrak Kemenkes, Bupati Ikbar Tinjau Lokasi RSUD Konawe Utara

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!