Bupati Konawe Utara ke Layar Film Lokal, Ikbar Pemimpin Progresif Tanpa Sekat

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 16:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H (Kiri) tampil sebagai pemeran film horor lokal Arwah Pue Tuko (Cover tengah), dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Konawe Utara, Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W (Kanan).

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H (Kiri) tampil sebagai pemeran film horor lokal Arwah Pue Tuko (Cover tengah), dan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Konawe Utara, Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W (Kanan).

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., kembali menunjukkan sisi kepemimpinan yang berbeda. Bukan di balik meja birokrasi atau podium resmi, kali ini Ikbar hadir di tengah masyarakat melalui layar film lokal, berperan sebagai camat dalam film horor lokal Sulawesi Tenggara berjudul Arwah Pue Tuko.

Bagi sebagian pihak, langkah tersebut mungkin terlihat sederhana. Namun bagi masyarakat dan pelaku kreatif lokal, kehadiran langsung seorang Bupati dalam karya film daerah menjadi simbol kepemimpinan yang bersahaja, terbuka, dan mampu membaur tanpa sekat dengan berbagai elemen masyarakat progresif.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Konawe Utara, Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W., menilai keterlibatan Bupati Ikbar bukan sekadar peran akting, melainkan wujud nyata kepemimpinan yang memahami perubahan zaman dan dekat dengan denyut kehidupan masyarakatnya.

Menurut Muhaimin, film lokal merupakan ruang ekspresi sekaligus medium komunikasi yang kuat. Melalui Arwah Pue Tuko, nilai-nilai budaya, cerita rakyat, dan identitas lokal Konawe Utara, Sultra pada umumnya, disampaikan secara lebih hidup, menyentuh emosi, dan mudah diterima oleh publik luas.

Baca Juga :  Polemik Tanah di Wanggudu Memanas, Ahli Waris vs Pemda Berujung Laporan Polisi
Ir. La Ode Muhaimin, S.T., M.P.W.

“Kehadiran Bupati dalam film ini menunjukkan bahwa pemimpin tidak harus selalu menjaga jarak dengan masyarakat. Justru dengan membaur, pemimpin bisa menjadi bagian dari energi kreatif yang sedang tumbuh,” ujar Muhaimin, Minggu (4/1/2026).

Ia menjelaskan, Konawe Utara memiliki kekayaan alam, budaya, dan sejarah yang luar biasa. Namun potensi tersebut membutuhkan pendekatan yang lebih manusiawi dan kreatif agar dapat dikenal secara luas.

Film, menurutnya, menjadi jembatan yang efektif antara pemerintah, masyarakat, dan dunia luar. Lebih dari aspek promosi daerah, keterlibatan Bupati Ikbar juga dipandang sebagai bentuk dukungan moral kepada generasi muda dan pelaku kreatif lokal Sulawesi Tenggara.

Cover Film Lokal Sultra Arwah Pue Tuko.

Pemerintah daerah hadir bukan hanya sebagai regulator, tetapi sebagai mitra yang memberi ruang, kepercayaan, dan teladan.

Baca Juga :  Bupati Ikbar Jelaskan Misi Besar Dibalik Pembangunan Sirkuit Konawe Utara

“Ketika seorang kepala daerah mau turun langsung, ikut terlibat, dan memberi contoh, itu memberi pesan kuat bahwa kreativitas adalah bagian dari masa depan daerah,” jelas Muhaimin.

Dari sisi pembangunan, langkah ini mencerminkan Bupati Ikbar tidak kaku, berani keluar dari pola lama, dan responsif terhadap dinamika sosial. Pemimpin hadir sebagai penggerak, bukan sekadar pengarah, sebagai bagian dari proses, bukan hanya pengambil keputusan.

“Saya percaya, kemajuan daerah lahir dari kebersamaan. Ketika Pemimpin dan masyarakat berjalan bersama dan saling percaya, pembangunan tidak lagi terasa sebagai program semata. Maka karya, budaya, dan harapan akan tumbuh dengan sendirinya,”

Kepala Bapperida Konawe Utara menilai pendekatan seperti ini penting untuk menumbuhkan rasa memiliki dan kebanggaan masyarakat terhadap daerahnya.

Keterlibatan Bupati Konawe Utara dalam film Arwah Pue Tuko menjadi potret kecil tentang kepemimpinan yang membumi: sederhana dalam sikap, terbuka terhadap inovasi, dan dekat dengan masyarakatnya.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Digelar Besok di Wanggudu, Harga Dijamin Terjangkau

“Sebuah pesan bahwa kemajuan daerah tidak hanya dibangun dengan beton dan regulasi, tetapi juga dengan kepercayaan, kebersamaan, dan keberanian untuk menyatu dengan rakyat,” kata La Ode Muhaimin. (**)


 

Berita Terkait

Bupati Ikbar Tegaskan Kawal Korban Bencana Puting Beliung Sampai Pulih
Gerak Cepat Bupati Ikbar: Hitungan Jam, Bantuan Puting Beliung Langsung Tiba di Lokasi
Skor 4,32 Kategori A-, Konawe Utara Teratas di Sultra dalam Pelayanan Publik Sangat Baik
Ikbar Pastikan Teknopark Konasara Tetap Jalan: Masuk Perkada 2026 Saat DBH Turun
CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat
Usai Pecat 17 ASN, Sekda Konawe Utara: Disiplin ASN Harga Mati, Tak Ada Toleransi
Bupati Ikbar jadi Pemeran Film “Arwah Pue Tuko” Dukung Penuh Industri Film Lokal Sultra
Isu Pergantian Kepala OPD Menguat, Ini Jawaban Tegas Bupati Konawe Utara

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:22 WITA

Bupati Ikbar Tegaskan Kawal Korban Bencana Puting Beliung Sampai Pulih

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WITA

Gerak Cepat Bupati Ikbar: Hitungan Jam, Bantuan Puting Beliung Langsung Tiba di Lokasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:27 WITA

Ikbar Pastikan Teknopark Konasara Tetap Jalan: Masuk Perkada 2026 Saat DBH Turun

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:56 WITA

CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:45 WITA

Usai Pecat 17 ASN, Sekda Konawe Utara: Disiplin ASN Harga Mati, Tak Ada Toleransi

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!