Gedung Arsip BKAD Konut Terbakar: "Kertas Boleh Gosong, Integritas Jangan" - https://kroscek.co.id/

Gedung Arsip BKAD Konut Terbakar: “Kertas Boleh Gosong, Integritas Jangan”

- Redaksi

Selasa, 23 September 2025 - 15:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivis muda pemerhati pemerintah, tambang, dan transparansi publik, Hendrik

Aktivis muda pemerhati pemerintah, tambang, dan transparansi publik, Hendrik

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Gedung Arsip Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), berubah jadi “panggang dadakan” Senin subuh, 22 September 2025.

Api melahap habis rumah besar penyimpan catatan duit dan harta daerah itu, meninggalkan aroma gosong dan tanya berlapis-lapis.

Arsip yang semestinya jadi “memori kolektif keuangan” rakyat, dikhawatirkan ikut lenyap jadi abu persis seperti janji-janji politik yang tak ditepati.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aktivis muda pemerhati pemerintah dan transparansi publik, Hendrik, menatap puing-puing dengan kening berkerut.

“Kehilangan arsip itu bukan cuma soal kertas. Itu kehilangan cara kita mengawasi kekayaan daerah. Kertas habis terbakar, tapi akal sehat jangan ikut-ikutan hangus,” ujarnya, Selasa (23/9/2025).

Petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian menyisir puing-puing Gedung Arsip BKAD Konawe Utara yang ludes terbakar, Senin (22/9/2025). Publik mendesak Polres Konawe Utara segera menuntaskan penyelidikan penyebab kebakaran.

Hendrik menegaskan kebakaran ini bukan sekadar apes, tapi alarm keras bahwa sistem pengamanan dokumen negara rapuh seperti atap seng di musim hujan.

Yang bikin publik makin mengangkat alis, kebakaran terjadi hanya beberapa jam sebelum Kejaksaan Negeri Konawe menggeledah kantor KPU setempat terkait dugaan penyimpangan dana hibah Rp1,7 miliar.

Baca Juga :  Exit Meeting BPK Dijadwalkan 19 Februari, BKAD Konut: Tahapan Audit Masih Pendahuluan

“Dua peristiwa penting berdekatan waktunya. Kalau ini kebetulan, biarkan penegak hukum menjadi fungsinya secara profesional,” celetuknya dengan nada setengah serius.

Hendrik pun menulis “daftar belanja keadilan” untuk Polres Konawe Utara:

  1. Umumkan hasil penyelidikan awal-publik tak butuh drama sinetron bersambung.
  2. Rilis timeline investigasi berikut rekaman CCTV dan data digital—biar tak ada yang main petak umpet.
  3. Undang Labfor Polri, karena kebenaran perlu bukti, bukan tebak-tebakan.
  4. Periksa saksi kunci dan tetapkan tersangka jika ada unsur kesengajaan.

“Polisi pengayom, bukan penonton. Saat dokumen aset rakyat hilang, yang kita butuh bukan janji manis, tapi aksi tegas,” sindir Hendrik.

Menurut Hendrik, Pemda Konawe Utara tentunya punya arsip elektronik Cadangan arsip, baik digital maupun salinan yang mungkin tersimpan di BPK, BPKP, atau Kementerian Dalam Negeri harus segera dicari.

Baca Juga :  Exit Meeting BPK Dijadwalkan 19 Februari, BKAD Konut: Tahapan Audit Masih Pendahuluan

“Inventaris ulang aset itu wajib. Jangan sampai rakyat bingung menghitung harta sendiri, sementara pejabat sibuk menyalahkan colokan listrik,” katanya, menahan senyum pahit.

Ia menekankan bahwa kehilangan arsip berarti kehilangan memori kolektif, dan tanpa jejak yang jelas, akuntabilitas bisa roboh seperti dinding papan kena angin.

Hendrik memberi tenggat tujuh hari bagi aparat menunjukkan kemajuan. “Kalau seminggu tak ada kabar, rakyat akan turun ke jalan. Kita bukan minta kado, cuma butuh bukti,” ucapnya lugas.

Ia pun mengajak media, akademisi, mahasiswa, hingga lembaga independen mengawal proses hukum.

“Ini bukan gosip warung kopi. Ini ujian keseriusan negara menjaga asetnya sendiri. Kalau aparat bergerak cepat, rakyat tenang. Kalau tidak, siap-siap jalanan jadi panggung demokrasi,” pungkasnya.

Kebakaran BKAD bukan sekadar tragedi, melainkan tamparan agar digitalisasi arsip dipercepat dan sistem keamanan diperkuat. Humor boleh jadi pelipur lara, tapi integritas pengelolaan keuangan daerah adalah urusan serius.

Baca Juga :  Exit Meeting BPK Dijadwalkan 19 Februari, BKAD Konut: Tahapan Audit Masih Pendahuluan

Arsip mungkin sudah jadi arang, namun komitmen pada transparansi dan akuntabilitas tak boleh ikut jadi asap. Konawe Utara layak mendapat pemerintahan yang tak hanya cekatan memadamkan api, tapi juga cerdas mencegahnya, baik api di gedung maupun api kepercayaan publik. (**)


Laporan : Muh. Sahrul

Berita Terkait

Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa
Lagi! Tumpahan Solar Picu Kecelakaan di Konut, Dishub Diminta Perketat Pengawasan Angkutan BBM
Berkah Ramadhan, Forkawa Konut Serahkan Donasi untuk Masjid Al-Muhajirin Wanggudu
Terima Parcel Lebaran, Mama Dela Ungkap Rasa Syukur Kepedulian PT Kembar Emas Sultra
Konawe Utara Siaga! Pastikan Ramadhan Aman dan Kondusif
Transparansi Anggaran Pendidikan Rp40 Miliar di Dikbud Sultra Dipertanyakan
Disnakertrans Konut Telusuri PHK PT SSB: Kalau Aturannya Loncat, Ya Kita Kejar!
KNPI Konut “Geram” Soroti PHK Sepihak dan Pungli di PT SSB, Desak Pemda Turun Tangan

Berita Terkait

Senin, 30 Maret 2026 - 16:03 WITA

Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa

Senin, 30 Maret 2026 - 15:20 WITA

Lagi! Tumpahan Solar Picu Kecelakaan di Konut, Dishub Diminta Perketat Pengawasan Angkutan BBM

Selasa, 10 Maret 2026 - 01:54 WITA

Berkah Ramadhan, Forkawa Konut Serahkan Donasi untuk Masjid Al-Muhajirin Wanggudu

Kamis, 5 Maret 2026 - 02:43 WITA

Terima Parcel Lebaran, Mama Dela Ungkap Rasa Syukur Kepedulian PT Kembar Emas Sultra

Selasa, 24 Februari 2026 - 20:04 WITA

Konawe Utara Siaga! Pastikan Ramadhan Aman dan Kondusif

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!