Marak Pembusuran, Ketua DPW Fast Respon Nusantara Sultra: Warga Sudah Resah - https://kroscek.co.id/

Marak Pembusuran, Ketua DPW Fast Respon Nusantara Sultra: Warga Sudah Resah

- Redaksi

Senin, 16 Mei 2022 - 14:52 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usman

Usman

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KENDARI, KROSCEK.NET – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fast Respon Nusantara Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Usman, angkat bicara terkait aksi kriminal pembusuran yang dilakukan oleh Orang Tidak Dikenal (OTK) yang kini marak terjadi di Kota Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pihaknya berharap aparat penegakan hukum di wilayah Kota Kendari secepatnya mengungkap pelaku pembusuran di balik ini.

“Kejadian ini terus berulang-ulang di Kota Kendari dan sangat meresahkan masyarakat, karena dengan adanya kejadian tersebut yang berakibat situasi kamtibmas di Kota Kendari menjadi tidak nyaman,” katanya, Senin (16/5/2022).

Usman yang juga Wakil Ketua Media Online Indonesia (MOI) Provinsi Sulawesi Tenggara itu juga mendesak agar aparat kepolisian segera mengusut tuntas dan menangkap pelaku kriminal tersebut.

“Disinilah masyarakat butuh peran aparat penegak hukum agar aktivitas masyarakat di ibu kota Sulawesi Tenggara ini kembali aman dan nyaman,” pintanya.

Ia menjelaskan diketahui sebelumnya, korban pembusuran adalah seorang wanita bernama Rosmiati (32) yang terjadi di Jalan Madesabara Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga Kota Kendari, lalu terjadi juga pembusuran terhadap seorang pria asal Puuwatu, bernama Delvin (31), dan seorang karyawan Spazio bernama Syahril Rabani (20) saat melintas di Jalan Bunga Seroja, Kendari yang juga menjadi korban pembusuran dari orang tidak dikenal.

“Pelakunya hingga kini masih di buruh Tim Buser 77 dan intel polresta kendari dan semoga saja akan cepat terungkap ucapnya.

Usman berharap, Kapolda Sultra Irjen Pol. Drs. Teguh Pristiwanto segera memerintahkan jajaran Polresta Kendari agar bekerja cepat menangkap pelaku yang telah membuat resah warga masyarakat.

“Kita berharap pihak kepolisian bisa segera mengungkap pelaku tersebut dan mengetahui apa motif dari pelaku pembusuran terhadap beberapa orang yang sudah menjadi korbannya,” imbuhnya.

“Karena akhir-akhir ini situasi keamanan khususnya di wilayah Kota Kendari sangat resah. Warga merasa was-was dikarenakan tindakan kriminal pembusuran yang dilakukan oleh orang tak dikenal,” sambungnya. (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

 

 

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

GASPOL! PBB SULTRA CUP RACE 2026 Digelar di Kendari, 4 Unit Motor Siap Diperebutkan!
Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026
Tanah Sengketa di Jantung Kota Kolaka Disorot: Diduga Jadi Arena Sabung Ayam hingga Peredaran Narkoba
UMKM Naik Kelas, PT MLP melalui Program SEHATI Dorong Produk Lokal Tembus Ritel Modern
LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources
Kolaborasi PT Bumi Konawe Minerina dan Warga Mowundo Jaga Kelestarian Pantai Watiwa
Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki
Mencuat di Persidangan, PP GPI Desak KPK Periksa Raffi Ahmad Kasus Impor Bea Cukai

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:56 WITA

GASPOL! PBB SULTRA CUP RACE 2026 Digelar di Kendari, 4 Unit Motor Siap Diperebutkan!

Minggu, 12 Juli 2026 - 13:29 WITA

Atlet Renang Muda Konawe Utara Ardina Nurul Fauziah Borong 4 Emas dan 2 Perak di Akuatik Sprint Challenge 2026

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:59 WITA

Tanah Sengketa di Jantung Kota Kolaka Disorot: Diduga Jadi Arena Sabung Ayam hingga Peredaran Narkoba

Senin, 22 Juni 2026 - 14:23 WITA

LIRA Sultra Desak Gakkum LLAJ Tindak Tegas Truk ODOL PT St. Nickel Resources

Kamis, 18 Juni 2026 - 17:39 WITA

Kolaborasi PT Bumi Konawe Minerina dan Warga Mowundo Jaga Kelestarian Pantai Watiwa

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!