Dari Gizi ke Generasi Emas: Ikbar Dorong Peran Bidan Hadapi Stunting Konawe Utara

- Redaksi

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:12 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Isu gizi dan kesehatan ibu-anak kembali ditegaskan sebagai fondasi utama pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Konawe Utara.

Hal ini tercermin dalam kegiatan Bakti Sosial Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Konawe Utara yang secara resmi dibuka oleh Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, SH., MH, didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, di Puskesmas Asera, Rabu (4/2/2026).

Bakti sosial tersebut digelar dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional dengan tema “Gizi Optimal Mewujudkan Generasi Emas 2045”, sebuah tema yang menegaskan korelasi langsung antara kualitas gizi hari ini dengan daya saing bangsa di masa depan.

Dalam kegiatan itu, Bupati Ikbar menyerahkan bantuan secara simbolis kepada masyarakat penerima manfaat. Sebanyak 110 paket bantuan disalurkan kepada ibu dan anak, yang terdiri dari beras, telur, dan susu.

Baca Juga :  Wakil Ketua II, dan Ketua Komisi I DPRD Konawe Utara Tanggapi Pemecatan 17 ASN

Bantuan ini bukan sekadar bersifat karitatif, tetapi menjadi intervensi gizi dasar yang relevan dengan upaya pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak.

Dalam sambutannya, Bupati Ikbar menekankan bahwa bidan memiliki posisi strategis dalam sistem kesehatan daerah.

Menurutnya, bidan berada di garda terdepan dalam memastikan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita, sekaligus menjadi aktor kunci dalam edukasi gizi keluarga.

“Upaya menekan stunting dan meningkatkan kualitas generasi tidak bisa ditunda. Intervensi gizi harus dimulai sejak dini, bahkan sejak dalam kandungan. Di sinilah peran bidan menjadi sangat menentukan,” tegas Ikbar.

Ia juga mengapresiasi konsistensi IBI Kabupaten Konawe Utara dalam menginisiasi kegiatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Pemerintah daerah, kata Ikbar, memandang kegiatan bakti sosial ini sebagai bagian dari sinergi antara organisasi profesi dan pemerintah dalam menjawab persoalan kesehatan secara struktural.

Baca Juga :  Puncak Festival Konasara, Ruksamin Tegaskan Logo CBD bukan Atribut Partai atau Organisasi Tertentu

Lebih jauh, Bupati Ikbar berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada momentum seremonial Hari Gizi Nasional semata, tetapi dapat dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas hingga ke wilayah-wilayah dengan tingkat kerentanan gizi yang masih tinggi.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi gerakan bersama. Pemerintah siap mendukung, tetapi kunci keberhasilannya ada pada kolaborasi dan keberlanjutan,” ujarnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Konawe Utara, kepala OPD terkait, Ketua IBI Kabupaten Konawe Utara, Camat dan Lurah Asera, serta sejumlah Kepala Puskesmas se-Kabupaten Konawe Utara.

Kehadiran lintas sektor ini menegaskan bahwa isu gizi dan kesehatan ibu-anak bukan semata urusan tenaga kesehatan, melainkan agenda pembangunan daerah secara menyeluruh.

Melalui bakti sosial ini, pesan yang hendak disampaikan menjadi jelas: investasi terbesar Konawe Utara bukan hanya pada infrastruktur fisik, tetapi pada kualitas manusia. Dan gizi, sebagaimana ditegaskan dalam kegiatan ini, adalah titik awal dari seluruh proses tersebut. (**)

Baca Juga :  Wakil Bupati Konawe Utara Pimpin Rapat Optimalisasi PAD, Tekankan Sinergi OPD

Laporan: Muh. Sahrul

Berita Terkait

Pemkab Konut Gandeng LPPM UHO Rancang RSUD PHTC Type C Layanan Kesehatan Modern
Ditengah Kritik, Plt Direktur BLUD RS Konawe Utara Fokus Berbenah dan Melayani
Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Gratiskan Biaya Operasi Korban Pembusuran
Penuhi Standar, Kualitas Pangan Baubau Masuk Kategori Aman dan Higienis
Lagi, Bupati Konut Terima 150 Mahasiswi PKK Poltekkes Kemenkes Kendari
Pemkab Konut Sosialisasikan ORI dan Penanggulangan Difteri di Boenaga 
Komitmen Turunkan Prevalensi Stunting, Pemkab Konut Hadirkan Ditjen Kemendagri
Wagub Sultra Soroti Rendahnya Partisipasi Aktif Masyarakat Membangun Kesehatan

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 15:12 WITA

Dari Gizi ke Generasi Emas: Ikbar Dorong Peran Bidan Hadapi Stunting Konawe Utara

Selasa, 9 Desember 2025 - 13:28 WITA

Pemkab Konut Gandeng LPPM UHO Rancang RSUD PHTC Type C Layanan Kesehatan Modern

Kamis, 30 Oktober 2025 - 20:20 WITA

Ditengah Kritik, Plt Direktur BLUD RS Konawe Utara Fokus Berbenah dan Melayani

Kamis, 8 Agustus 2024 - 19:38 WITA

Rumah Sakit Bhayangkara Kendari Gratiskan Biaya Operasi Korban Pembusuran

Jumat, 17 Mei 2024 - 04:41 WITA

Penuhi Standar, Kualitas Pangan Baubau Masuk Kategori Aman dan Higienis

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!