Janji Politik Ikbar-Abuhaera Direalisasikan: Kecamatan Wanggudu Selangkah Lagi Terbentuk - https://kroscek.co.id/

Janji Politik Ikbar-Abuhaera Direalisasikan: Kecamatan Wanggudu Selangkah Lagi Terbentuk

- Redaksi

Kamis, 31 Juli 2025 - 07:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Verifikasi Pemprov Sultra Sayidina Suparhadi, S.Sos dan Teti Darmawati, S.Hi, didampingi langsung ke lapangan oleh Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Konut, Nur Adnan Ari Putra, S.IP, dan Camat Asera, Aswar Amirudin, S.H., M.H., di Puskesmas Wanggudu Raya terakreditasi Paripurna pada kualitas Pelayanan Kesehatan, Rabu (30/07/2025).

Tim Verifikasi Pemprov Sultra Sayidina Suparhadi, S.Sos dan Teti Darmawati, S.Hi, didampingi langsung ke lapangan oleh Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Konut, Nur Adnan Ari Putra, S.IP, dan Camat Asera, Aswar Amirudin, S.H., M.H., di Puskesmas Wanggudu Raya terakreditasi Paripurna pada kualitas Pelayanan Kesehatan, Rabu (30/07/2025).

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Janji politik Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara (Konut), H. Ikbar dan H. Abuhaera, mulai diwujudkan satu per satu.

Salah satu poin penting dalam janji politik pasangan Tagline BerKibar (Bersama Ikbar-Abuhaera) saat kampanye Pilkada lalu, yaitu pemekaran wilayah administratif Kecamatan Wanggudu, kini memasuki tahap konkret.

Kecamatan Wanggudu yang merupakan pemekaran dari wilayah induk Kecamatan Asera, mulai diverifikasi secara langsung oleh tim Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemekaran ini telah lama dinanti oleh masyarakat, terutama untuk mempermudah akses terhadap pelayanan pemerintahan dan mendekatkan pusat-pusat pembangunan di wilayah padat penduduk dan jauh dari ibu kota kecamatan.

Dengan terbentuknya Kecamatan Wanggudu, masyarakat berharap pelayanan publik menjadi lebih terfokus dan akselerasi pembangunan makin terasa.

Verifikasi lapangan dilakukan oleh tim Biro Pemerintahan dan Otonomi Daerah (OTDA) Setda Provinsi Sultra yang dipimpin oleh Sayidina Suparhadi, S.Sos dan Teti Darmawati, S.Hi, di Wanggudu, Rabu (30/07/2025).

Tim Verifikasi didampingi langsung kelapangan oleh Kabag Tata Pemerintahan (Tapem) Setda Konut, Nur Adnan Ari Putra, S.IP, dan Camat Asera, Aswar Amirudin, S.H., M.H., selaku penanggung jawab wilayah administratif.

Rangkaian Kunjungan Tim Verifikasi Lapangan Pemprov Sultra 

Verifikasi dimulai dari Desa Alaa Wanggudu, dengan peninjauan beberapa indikator pendukung pemekaran, seperti keberadaan fasilitas kesehatan (polindes) dan kesiapan infrastruktur dasar. Tim kemudian melanjutkan ke Desa Puwanggudu untuk meninjau fasilitas serupa.

Baca Juga :  Isu Pergantian Kepala OPD Menguat, Ini Jawaban Tegas Bupati Konawe Utara

Selanjutnya, tim meninjau Puskesmas Wanggudu Raya, di mana tim penilai memfokuskan perhatian pada standar akreditasi pelayanan kesehatan.

Puskesmas Wanggudu Raya kini berstatus akreditasi Paripurna, sebagai bentuk keseriusan dalam peningkatan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Penilaian berlanjut ke Desa Wunduhaka, di mana tim memeriksa kondisi fisik infrastruktur, bangunan pelayanan, serta daya dukung fasilitas umum desa. Hal serupa juga dilakukan di Desa Tangguluri dan Desa Tapuwatu.

Di Desa Tapuwatu, tim melakukan monitoring terhadap lokasi hunian tetap (Huntap), sekaligus memastikan status eksistensi desa dan validasi data jumlah Kepala Keluarga (KK).

Penelusuran ini penting sebagai dasar akurasi data kependudukan yang menjadi syarat dalam proses pemekaran wilayah.

Rangkaian kunjungan kemudian dilanjutkan ke Desa Ambake dan Desa Mataiwoi yang saat ini masih berada dalam wilayah administratif Kecamatan Andowia, namun direncanakan masuk ke dalam wilayah Kecamatan Wanggudu saat resmi terbentuk.

Terakhir, tim juga mengunjungi Desa Punggomosi di Kecamatan Asera. Desa ini turut menjadi bagian dari calon kecamatan baru dan dinilai memiliki potensi strategis dari sisi pemerataan pembangunan serta akses geografis.

Baca Juga :  CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat

Pemerintah Hadir Menjawab Kebutuhan Rakyat

Kabag Tapem Setda Konut, Nur Adnan Ari Putra, menyatakan bahwa proses pemekaran ini adalah bagian dari ikhtiar serius pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, dan berpihak kepada masyarakat.

Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar seluruh tahapan berjalan lancar dan sesuai aturan.

“Pemekaran Kecamatan Wanggudu bukan sekadar pemisahan wilayah, tapi tentang memperpendek rentang kendali pemerintahan dan mendekatkan pelayanan kepada rakyat,” ujarnya.

Camat Asera, Aswar Amirudin, juga menyatakan dukungannya atas proses tersebut. Menurutnya, masyarakat di wilayah Asera bagian timur sudah lama menginginkan pemekaran karena luasnya wilayah dan meningkatnya kebutuhan pelayanan publik.

“Dengan total luas wilayah calon Kecamatan Wanggudu mencapai lebih dari 10.000 hektare dan mencakup lebih dari 10 desa dan kelurahan strategis, pemekaran ini dinilai sangat layak,” Tegas Aswar.

Berdasarkan data peta yang telah disusun, Kecamatan Persiapan Wanggudu mencakup total wilayah seluas 10.080,27 hektare, dengan wilayah administrasi yang terdiri dari beberapa desa dan kelurahan strategis, di antaranya :

  • Ambake – 5.327,72 Ha
  • Tapuwatu – 803,53 Ha
  • Wanggudu Raya – 563,65 Ha
  • Puuwanggudu – 587,98 Ha
  • Punggomosi – 580,23 Ha
  • Tangguluri – 524,25 Ha
  • Alaa Wanggudu – 598,90 Ha
  • Kelurahan Wanggudu – 512,21 Ha
  • Mataiwoi – 252,94 Ha
  • Wunduhaka – 328,86 Ha
Baca Juga :  UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Wilayah ini berbatasan langsung dengan Kecamatan Asera di utara, Kecamatan Andowia dan Tongauna di (Selatan), Kecamatan Molawe dan Oheo di (Timur), serta Kecamatan Abuki di (Barat).

Sudah sejak lama masyarakat harapkan  dengan pemekaran kecamatan wanggudu, tidak perlu jauh-jauh ke Asera untuk urus surat atau pelayanan kesehatan Cukup di radius ibu kota wanggudu.

Kecamatan Wanggudu bukan hanya aspirasi, tapi bukti bahwa janji politik bisa diwujudkan jika ada komitmen dan keberpihakan pada masyarakat. (**)


Laporan : Muh. Sahrul

Berita Terkait

Dari Desa ke Daerah, Musrenbang RKPD 2027 Konawe Utara Kunci Arah Pembangunan
Halal Bihalal Tinobu, Wabup Abuhaera Tekankan Persatuan sebagai Kunci Pembangunan
Serahkan LKPD 2025, Ikbar Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah
Target Adipura, Bupati Ikbar Kunci Pembenahan Sampah Lewat KIE
Bupati Ikbar: Peradaban Daerah Harus Dibangun dari Iman, Akhlak, dan SDM
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Silaturahmi Pasca Lebaran, Bupati Konut dan Kolaka Perkuat Sinergi Antar Daerah

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 18:00 WITA

Dari Desa ke Daerah, Musrenbang RKPD 2027 Konawe Utara Kunci Arah Pembangunan

Rabu, 1 April 2026 - 06:25 WITA

Halal Bihalal Tinobu, Wabup Abuhaera Tekankan Persatuan sebagai Kunci Pembangunan

Selasa, 31 Maret 2026 - 16:51 WITA

Serahkan LKPD 2025, Ikbar Tegaskan Komitmen Transparansi Keuangan Daerah

Senin, 30 Maret 2026 - 11:57 WITA

Target Adipura, Bupati Ikbar Kunci Pembenahan Sampah Lewat KIE

Senin, 30 Maret 2026 - 11:02 WITA

Bupati Ikbar: Peradaban Daerah Harus Dibangun dari Iman, Akhlak, dan SDM

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!