DPW MOI Sultra Minta Ketua Satgas Percepatan Investasi Sikapi Polemik Tiga Kapal Tongkang

- Redaksi

Sabtu, 23 April 2022 - 13:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KENDARI, KROSCEK.NET – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Media Online Indonesia (MOI) Sulawesi Tenggara (Sultra), Suhardi, SP meminta Ketua Satuan tugas (Satgas) Percepatan Investasi Wilayah Sulawesi yang dikordinatori oleh Anton Timbang untuk menyelesaikan polemik kasus penangkapan tiga kapal tongkang oleh Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) kendari.

Menurut Suhardi, dimana sebelumnya ada perbedaan klaim terkait permasalahan dokumen tiga kapal, pihak LANAL Kendari menahan kapal tersebut karena dokumen kurang lengkap. Namun disisi lain pihak Syahbandar setempat dalam hal ini KUPP Molawe mengklaim ke tiga kapal memiliki dokumen lengkap dan tidak mungkin berlayar tanpa izin dan wajib dokumen.

“Disinilah peran yang harus di ambil Ketua Satgas Percepatan Investasi Wilayah Sulawesi untuk menyelesaikan polemik tersebut. Satgas ini dibentuk sebagai arahan Presiden Jokowi yang dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia No.11 Tahun 2021 Tentang Satuan Tugas Percepatan Investasi,” Ungkap Suhardi, Sabtu, (23/04/2022).

Satga ini nantinya menitikberatkan dalam mempercepat investasi, memotong jalur birokrasi yang banyak dan ribet, mempermudah pengurusan dokumen perizinan, serta menegakkan hukum untuk institusi atau lembaga yang menghalang-halangi percepatan investasi.

“Akan ada berupa rekomendasi penindakan adminitrasi bagi pimpinan lembaga/institusi tersebut. Dimana dalam satgas ini juga membawahi beberapa instansi terkait/Pemerintah setempat, termasuk aparat penegak hukum, jaksa, TNI/POLRI. Apalagi persoalan kelengkapan dokumen dan adanya beberapa lembaga saling mengklaim dokumen lengkap,” Jelasnya.

Namun penyelesaian tersebut bukan berarti mengesampingkan persoalan hukum, Lanjutnya, tetapi mengedepankan dan memprioritaskan percepatan investasi sebagaimana arahan Presiden Jokowi itu sendiri, tanpa mengesampingkan persoalan hukum yang berlaku.

“Jika persoalan tersebut tidak bisa diselesaikan, Anton timbang tinggal meneruskan ke Menteri Investasi/BKPM selaku ketua satgas nasional tersebut. Hal ini dapat dikatakan sebagai solusi alternatif dalam menjaga Marwah masing-masing lembaga dan juga bagian dari anggota satgas itu sendiri,” Tambahnya.

Mengingat peran yang sangat cocok diambil Anton Timbang sebagai kordinator wilayah Sulawesi satgas percepatan investasi, dapat mencari tahu letak kebenaran persoalan tersebut. (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

 

 

Berita Terkait

FAHMI Desak Copot Kajati Sultra, Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Bupati Bombana
IMI Sultra Siap Gelar Rakerprov 2026, Perkuat Barisan Prestasi Otomotif Daerah
Mahasiswa Teknik Pertambangan UMK Bedah Praktik K3 dan Operasi di PT BKM
CSR PT BKM Percepat Pembangunan Masjid Al-Istiqomah Tapunggaya
Kontribusi Nyata Lingkungan, PT BKM Digganjar Penghargaan oleh Pemkab Konut 
Kejati Sultra Tegaskan Penindakan Satgas PKH Bersifat Administratif, Bukan Pidana
HUT Ke-19, Anton Timbang: Konawe Utara Matang Menuju Pusat Pertumbuhan Baru Sultra
ESI Kolaka Timur Punya Nahkoda Baru, Siap Bangun Atlet Esports Berprestasi

Berita Terkait

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:56 WITA

FAHMI Desak Copot Kajati Sultra, Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Bupati Bombana

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:29 WITA

IMI Sultra Siap Gelar Rakerprov 2026, Perkuat Barisan Prestasi Otomotif Daerah

Selasa, 20 Januari 2026 - 13:09 WITA

Mahasiswa Teknik Pertambangan UMK Bedah Praktik K3 dan Operasi di PT BKM

Jumat, 9 Januari 2026 - 13:30 WITA

CSR PT BKM Percepat Pembangunan Masjid Al-Istiqomah Tapunggaya

Sabtu, 3 Januari 2026 - 13:26 WITA

Kontribusi Nyata Lingkungan, PT BKM Digganjar Penghargaan oleh Pemkab Konut 

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!