Konawe Utara, Kroscek.co.id – Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Pemkab Konut) kembali menegaskan kehadiran Negara di tengah masyarakat terdampak bencana.
Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H, didampingi Wakil Bupati H. Abuhaera, S.Sos., M.Si, turun langsung menyerahkan bantuan kepada warga Desa Padalere Utama, Kecamatan Wiwirano, yang terdampak bencana alam angin puting beliung, Kamis (5/2/2026).
Penyerahan bantuan ini menyasar langsung 7 Kepala Keluarga (KK) korban bencana, berdasarkan hasil verifikasi Tim Satuan Tugas (Satgas) Bencana Angin Puting Beliung Kabupaten Konawe Utara.
Tingkat kerusakan rumah warga bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak cukup berat, yang berdampak pada aktivitas dan kondisi ekonomi keluarga korban.
Kehadiran Bupati dan Wakil Bupati bersama sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait menjadi simbol respon cepat pemerintah daerah dalam situasi darurat.

Pemerintah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi memastikan bantuan benar-benar diterima masyarakat yang terdampak langsung.
“Musibah ini tentu tidak kita inginkan bersama. Pemerintah daerah hadir untuk memastikan masyarakat yang terdampak mendapatkan perhatian dan bantuan. Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban bapak dan ibu sekalian,” tegas Bupati Ikbar di hadapan warga.
Bantuan yang disalurkan merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab pemerintah daerah terhadap keselamatan serta keberlangsungan hidup masyarakat pascabencana.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menegaskan bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada penyaluran bantuan awal, melainkan dilanjutkan dengan pendampingan hingga kondisi warga benar-benar pulih.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Wiwirano Suharjhon Arif, Kepala Desa Padalere Utama, aparat desa, serta masyarakat setempat.
Kehadiran unsur pemerintahan hingga tingkat desa memperkuat sinergi dalam penanganan bencana dan pemulihan sosial.
Dalam kesempatan itu, Bupati Ikbar juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah terhadap pembangunan jangka menengah di Desa Padalere Utama.
Ia mengungkapkan bahwa Pemkab Konawe Utara tengah mengupayakan pengaspalan jalan serta pembangunan jembatan sebagai bagian dari peningkatan konektivitas dan akses ekonomi masyarakat.
“Ke depan, pemerintah daerah terus mendorong pembangunan infrastruktur di Desa Padalere Utama, termasuk pengaspalan jalan dan pembangunan jembatan. Ini penting agar desa tidak terisolasi dan aktivitas ekonomi masyarakat dapat berkembang,” ujarnya.
Langkah ini menegaskan bahwa penanganan bencana harus dibarengi dengan kebijakan pembangunan yang berpihak pada desa-desa rawan dan tertinggal.
Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui OPD terkait juga memastikan akan terus melakukan pemantauan dan pendampingan pascabencana, agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit dan kembali menjalani kehidupan secara normal.
Respon cepat, kehadiran langsung pimpinan daerah, serta komitmen pembangunan berkelanjutan menjadi pesan kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tidak membiarkan warganya menghadapi bencana sendirian. (**)
Laporan: Muh. Sahrul













