Polres Bombana Didesak Atensi Kasus Penganiayaan Dilakukan Kades Kalaero - https://kroscek.co.id/

Polres Bombana Didesak Atensi Kasus Penganiayaan Dilakukan Kades Kalaero

- Redaksi

Minggu, 4 Agustus 2024 - 19:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kantor Polres Bombana.

Kantor Polres Bombana.

BOMBANA, KROSCEK.CO.ID – Kasus penganiayaan yang dialami seorang warga Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, berinisial FIB (22) oleh Kepala Desa (Kades) Kalaero, berinisial S, dipicu adanya komentar korban di status Facebook salah satu warga yang mengeluhkan pelayanan publik terkesan berbelit-belit, kini memantik amarah publik.

Salah satunya datang dari Lembaga Pribumi yang dipimpin oleh Ansar Achmad, meminta Polres Bombana untuk memberikan atensi khusus terhadap kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum Kepala Desa Kalaero, S, Insiden ini terjadi pada Jumat, 19 Juli 2024 di Kantor Desa Kalaero.

Baca Juga :  CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat

Ansar Achmad menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Kepala Desa S tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin yang patut diteladani. “Apa yang dilakukan oleh oknum kepala desa tersebut sangat tidak mencerminkan seorang pemimpin yang seharusnya melindungi dan melayani masyarakatnya dengan baik,” ujar Ansar Achmad, Minggu (04/08/2024).

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasus ini telah dilaporkan keluarga korban ke Polsek Lantari Jaya dan kemudian dilimpahkan ke Polres Bombana. Kasat Reskrim Polres Bombana, IPTU Yudha Febry, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima pelimpahan kasus ini dan sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut. “Kami akan memanggil saksi-saksi untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” jelasnya.

Baca Juga :  Perkuat Digital dan Akuntabilitas PPM, PT Makmur Lestari Primatama Luncurkan PakNikel.id

Ansar Achmad berharap, pihak kepolisian dapat menangani kasus ini dengan objektif dan tanpa memandang latar belakang pelaku. “Kami berharap keadilan bisa ditegakkan tanpa memandang siapa pelakunya,” tegasnya.

Pelaku, yang sebelum menjabat sebagai Kepala Desa Kalaero, adalah seorang purnawirawan berpangkat Kompol di Polres Bombana.

Sementara itu, Kepala Desa Kalaero belum memberikan tanggapan terkait tuduhan ini. Kasus ini tetap dalam pemantauan Lembaga Pribumi dan masyarakat setempat yang berharap ada kejelasan dan keadilan bagi korban. (**)

Baca Juga :  UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Laporan : Muh Sahrul

 

 

Berita Terkait

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia
Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara
Konawe Utara Siaga! Pastikan Ramadhan Aman dan Kondusif
Berkah Ramadhan dan Atur Lalin, UMKM Wanggudu Hidupkan Ekonomi Sore Hari
Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WITA

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:15 WITA

Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45 WITA

Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:15 WITA

Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!