Salah Satu Adegan Film Layar Lebar 'Nariti' Dinilai Mencoreng Budaya Adat Batak - https://kroscek.co.id/

Salah Satu Adegan Film Layar Lebar ‘Nariti’ Dinilai Mencoreng Budaya Adat Batak

- Redaksi

Sabtu, 5 November 2022 - 16:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

MEDAN, KROSCEK.NET – Pro dan Kontra Film Layar Lebar ‘NARITI’ Romansa Danau Toba di Kota Medan yang membawa Film budaya Batak menuai adegan yang sangat aneh dan tidak terduga.

Diketahui bahwa syuting film layar lebar tersebut ditayangkan dan mengambil lokasi syuting di seputaran lokasi Danau Toba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kali ini salah seorang penonton bernama Jose Sidjabat (40) Warga Medan, merasa heran karena di salah satu adegan menunjukkan bahwa sang aktor utama Zoe Jackson duduk sambil termenung berdoa dengan mengenakan pakaian yang tidak seharusnya dipergunakan di rumah adat orang Batak, dengan adegan seperti itu apakah tidak dianggap tabu oleh masyarakat warga Kabupaten Samosir yang mayoritas penduduknya adalah beragama Nasrani?.

Hal tersebut dipertanyakan langsung kepada awak media yang bertugas setelah Film Layar Lebar ‘Nariti’ tayang serentak, pada Kamis siang lalu, 3 November 2002.

“Ini sangat aneh dan tabu setahu saya, kenapa ini bisa terjadi ya?, Padahal Rumah Adat Batak Toba khususnya di Bonapasogit, itu sangat sakral dan pantang bagi kita orang Batak!. Saya pun mengajak kepada para Tokoh Adat Budaya Batak yang ada di seluruh Nusantara untuk menyaksikan langsung kontroversi yang ada di Film Layar Lebar ‘Nariti’ tersebut”, ungkapnya.

Film Layar Lebar ‘Nariti’ Romansa Danau Toba yang diproduksi oleh MRG Film dan Diproduseri oleh Burhanuddin SE serta Ponti Gea, selanjutnya menuai Pro Dan Kontra bagi pecinta Film Layar Lebar Indonesia yang kisahnya ingin mengangkat budaya Batak, namun dalam cerita film tersebut terdapat banyak kejanggalan.

Lanjut, Kisah Film ‘NARITI’ Romansa Danau Toba ini pun dikatakan memiliki pesan moral yang sangat penting serta menyentuh bagi anak muda Millenial saat ini, dimana kisah film tersebut adalah cinta segitiga yang terlarang karena adat dan budaya.

Film Layar lebar ‘Nariti’ ini dibintangi oleh Zoe Jackson, Sebastian Stell, Paramitha Rusady, Asrul Dahlan dan yang lainnya.

Dengan harapan Pro dan Kontra film layar lebar ‘Nariti’ ini supaya khususnya bagi orang Batak dapat betul-betul memahami apa yang sudah di adatkan turun temurun dari nenek moyang terdahulu tentang adat yang mana boleh dilakukan ataupun yang melanggar adat istiadat orang Batak itu sendiri. **


Laporan : Rizky Zulianda

 

 

Berita Terkait

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia
Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara
Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026
Jelang Ramadhan, Anton Timbang Pastikan Stabilitas Harga, Kadin Sultra Bergerak Nyata
Ridwan Bae Konsisten Kawal APBN Ratusan Miliar untuk Pembangunan Muna-Mubar
Kadin Sultra Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM Dukung Program Gubernur

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45 WITA

Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:15 WITA

Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:18 WITA

Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:20 WITA

Jelang Ramadhan, Anton Timbang Pastikan Stabilitas Harga, Kadin Sultra Bergerak Nyata

Berita Terbaru

Bupati Konawe Utara, Ikbar, memimpin rapat koordinasi terkait program Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) pengelolaan persampahan, Senin (30/3/2026).

Pemerintah

Target Adipura, Bupati Ikbar Kunci Pembenahan Sampah Lewat KIE

Senin, 30 Mar 2026 - 11:57 WITA

error: Dilarang Copy Paste!