Endus “Dokter” Penambang Ilegal di Konut, Mabes Polri Didesak Periksa Direktur PT KKP

- Redaksi

Senin, 28 November 2022 - 11:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anto Madusila

Anto Madusila

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

JAKARTA, KROSCEK.NET – Lembaga yang terhimpun dalam Koalisi Masyarakat Sultra Menggugat (KOMSAT), mendesak Bareskrim Mabes Polri menyelidiki Direktur PT Kabaena Kromit Pratama (KKP), dugaan praktek jual beli Dokumen terbang (Dokter) di Blok Mandiodo dan Tapunggaya, Kecamatan Molawe, Kabupaten Konawe Utara (Konut), Sulawesi Tenggara (Sultra).

Kordinator Lapangan KOMSAT, Anto Madusila,  mengatakan, bahwa dalam rangka mendukung kinerja kepolisian, pihaknya meminta agar Bareskrim Polri tidak hanya menindak penambang ilegal, namun pihaknya juga meminta agar menelusuri pihak-pihak penyedia dokumen di blok mandiodo

“Berdasarkan hasil audit BPK di Blok Mandiodo PT Antam Tbk, kurang lebih 402,38 Ha, terdapat bukaan lahan kawasan hutan tanpa izin. Dan besar dugaan kami, penggunaan Dokumen PT KKP turut terlibat menjadi salah satu di antaranya,” ujarnya, Minggu (20/11/2022).

Akibat bukaan Lahan tersebut, lanjut Anto, pihak kepolisian mesti menyelidiki aktor penyedia dokumen dibalik keluarnya hasil tambang tanpa izin. Permintaan ini disuarakan dalam rangka memutus mata rantai Sultra bersih illegal mining.

“Mestinya pihak kepolisian jika mau mengusut tambang ilegal secara tuntas, jangan yang di tindak hanya penambang ilegalnya saja, tapi penyedia dokumen juga harus di telusuri. Jika ini di tertibkan maka para penambang ilegal ini biar produksi 100.000 MT, jika penyedia dokumen terbang sudah dipangkas, maka hasil ilegal itu tidak akan keluar,” katanya.

Untuk itu, dalam rangka mewujudkan Sultra Zero Ilegal Mining, pihaknya meminta agar Bareskrim mabes polri segera memanggil dan menyelidiki keterlibatan Direktur PT KKP, dugaan tindak pidana memalsukan keterangan asal barang (dokumen terbang).

“Sebagai upaya preventif, kami meminta mabes polri berkoordinasi dengan Polda Sultra memanggil dan menyelidiki keterlibatan AA Direktur PT KKP atas dugaan praktek jual beli dokumen kepada penambang ilegal. Meskipun blok mandiodo saat ini sedang tiarap, kami yakin pasti masih ada sembunyi-sembunyi untuk berkoordinasi agar Cargonya keluar. Selain di Mabes Polri kami juga akan melaporkan ke Kementerian ESDM RI dalam hal ini Dirjen Minerba,” Tutupnya. (*Tim)


Berita Terkait

Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026
Jelang Ramadhan, Anton Timbang Pastikan Stabilitas Harga, Kadin Sultra Bergerak Nyata
Ridwan Bae Konsisten Kawal APBN Ratusan Miliar untuk Pembangunan Muna-Mubar
Kadin Sultra Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM Dukung Program Gubernur
FAHMI Desak Copot Kajati Sultra, Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Bupati Bombana
IMI Sultra Siap Gelar Rakerprov 2026, Perkuat Barisan Prestasi Otomotif Daerah
Mahasiswa Teknik Pertambangan UMK Bedah Praktik K3 dan Operasi di PT BKM
CSR PT BKM Percepat Pembangunan Masjid Al-Istiqomah Tapunggaya

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 17:18 WITA

Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:20 WITA

Jelang Ramadhan, Anton Timbang Pastikan Stabilitas Harga, Kadin Sultra Bergerak Nyata

Selasa, 10 Februari 2026 - 15:19 WITA

Kadin Sultra Perkuat Ketahanan Pangan dan UMKM Dukung Program Gubernur

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:56 WITA

FAHMI Desak Copot Kajati Sultra, Soroti Lambannya Penanganan Dugaan Korupsi Bupati Bombana

Selasa, 27 Januari 2026 - 09:29 WITA

IMI Sultra Siap Gelar Rakerprov 2026, Perkuat Barisan Prestasi Otomotif Daerah

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!