Warga Dusun Damakkitang Inpres Digegerkan Penemuan Mayat, Polsek Silau Kahean Olah TKP - https://kroscek.co.id/

Warga Dusun Damakkitang Inpres Digegerkan Penemuan Mayat, Polsek Silau Kahean Olah TKP

- Redaksi

Senin, 17 Oktober 2022 - 18:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menaria Br. Saragih (48) warga Dusun Damakkitang Inpres ditemukan dalam kondisi meninggal. (*Ist)

Menaria Br. Saragih (48) warga Dusun Damakkitang Inpres ditemukan dalam kondisi meninggal. (*Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

SIMALUNGUN, KROSCEK.NET – Personil piket Polsek Silau Kahean, Kepolisian Resor (Polres) Simalungun dipimpin Kanit Reskrim, IPDA Ganda Sinaga, SH, turun melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) temuan mayat di Dusun Damakkitang Inpres, Nagori Damakkitang, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun Provinsi Sumut, tepatnya di dalam rumah, Minggu (16/10/2022) sore sekira pukul 16.00 Wib.

Mayat itu diketahui bernama Menaria Br. Saragih (48) warga Dusun Damakkitang Inpres, Nagori Damakkitang, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meninggalnya korban diketahui pada pagi harinya sekira pukul 09.00 Wib setelah warga memberitahukan ada bau busuk mencurigakan di dalam rumah korban.

Selanjutnya, setiba di rumah itu Kanit Reskrim IPDA Ganda Sinaga SH bersama tiga personil, Gamot SD. Inpres dan abang kandung korban yang bernama JON Mariahman Saragih serta Kaposdes Damakkitang Elminaria Br. Sinaga mencek kedalam rumah sumber bauk busuk tersebut.

Ketika masuk kedalam rumah tersebut ditemukan korban telah terbujur kaku dengan kondisi tubuh telah penuhi ulat-ulat tepat di depan pintu kamar mandi. Kemudian Kaposkes Damakkitang Elminaria Br. Sinaga melakukan pembersihan pada tubuh korban lalu melakukan pemeriksaan luàr pada tubuh korban.

Setelah dilakukan pemeriksaan luar, mayat korban dimasukkan kedalam plastik kemudian dimasukkan kedalam peti mati.

Saat itu keluarga korban membuat surat pernyataan tidak dilakukan autopsi karena korban semasà hidupnya mengidap penyakit menahun seperti penyakit Maag serta Asam urat, serta korban seorang diri di dalam rumah tersebut.

Tidak adanya keluarga merasa keberatan, maka pihak Polsek Silau Kahean menyerahkan mayat korban kepada keluarga untuk di kuburkan. (**)


Laporan : S. Hadi Purba

 

 

 

Berita Terkait

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Idul Fitri 1447 H, PT KES dan PT MLP Teguhkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Konut
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia
Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara
PT Bumi Konawe Minerina Salurkan Beasiswa untuk Mahasiswa Tapunggaya dan Tapuemea
CSR PT BKM Dukung Pembangunan Masjid Al-Istiqomah Tapunggaya, Perkuat Nilai Keagamaan

Berita Terkait

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WITA

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:15 WITA

Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara

Sabtu, 21 Maret 2026 - 17:26 WITA

Idul Fitri 1447 H, PT KES dan PT MLP Teguhkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Konut

Jumat, 20 Maret 2026 - 17:45 WITA

Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!