TKBM Bertikai, PT Pelindo dan KUPP Kelas II Kendari Disebut Tidak Bertanggung Jawab - https://kroscek.co.id/

TKBM Bertikai, PT Pelindo dan KUPP Kelas II Kendari Disebut Tidak Bertanggung Jawab

- Redaksi

Rabu, 28 September 2022 - 09:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas bongkarmuat di dermaga bongkar muat peti kemas Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Kendari, Sulawesi Tenggara. (*Ist)

Aktivitas bongkarmuat di dermaga bongkar muat peti kemas Pelabuhan Indonesia IV (Persero) Kendari, Sulawesi Tenggara. (*Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KENDARI, KROSCEK.NET – Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia /Indonesian Logistics Freight Forwarding Association (ALFI/ILFA) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), dalam keterangannya kepada DPW Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) Sultra, bahwa pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Kendari atau Syahbandar Kendari tidak mampu memberikan kenyamanan.

Ketua DPW Lira Sultra, Karmin, mengatakan, pihak perusahaan ALFI/ILFA sudah mematuhi semua proses administrasi melakukan pekerjaan di pelabuhan. Oleh karena itu, pengurus DPW ALFI/ILFA menilai pihak syahbandar dan PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) IV Kendari tidak bertanggungjawab atas adanya beberapa peralatan jasa bongkar muat logistik dikuasai kelompok masyarakat melakukan penyanderaan alat di pelabuhan.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Adanya penyanderaan kendaraan tersebut, pihak perusahaan merasa dirugikan. Sehingga kami meminta pihak Syahbandar Kelas II Kendari dan PT Pelindo IV Kendari agar lebih tegas dalam mengambil langkah yang bijak. Sebab, kalau dibiarkan maka semua pengguna jasa di pelabuhan pelindo akan merasa dirugikan dan negara wajib hadir dalam permasalahan di dua TKBM yang bertikai,” Tegas Karmin. Rabu, (28/09/2022).

Menurut Karmin, dimana dua TKBM tersebut saling mengklaim yang pada akhirnya sudah dua hari aktivitas di Pelabuhan Kendari terhenti. Pihak aparat keamanan utamanya kepolisian harus bertindak tegas agar mengantisipasi adanya konflik di pelabuhan, dan pihak KUPP pelabuhan Kendari dan PT Pelindo harus ikut bertanggungjawab atas insiden tersebut,” tutup Karmin.

Sementara itu, salah satu pegawai Syahbandar Kelas II Kendari, namanya tidak mau dipublikasikan, mengatakan, sumber masalah karena banyak TKBM yang mengaku legal, sehingga dampaknya sangat buruk untuk perekonomian di Sultra.

“Syahbandar disini hanya pembina TKBM, dan bukan kami yang mengeluarkan rekomendasi apalagi untuk keabasahan TKBM. Yang mengeluarkan izin itu dari pihak Koperasi. Akhirnya bertabrakan, bola panas ke syahbandar semua,” terangnya.

Sementara kalau diaturan terbarunya, sebenarnya kegiatan Bongkar Muat tidak perlu ada TKBM di Kendari New Port, tetapi hanya karena dari pihak Pemerintah kota (Pemkot) yang minta kebijakan supaya TKBM tetap ada, untuk meminimalisir pengangguran di Sultra.

“Jadi pihak syahbandar yang memberikan Rekomendasi kepada TKBM, disitulah bisa dicek izin dan sistem operator mereka gunakan, kalau tidak, pihak Syahbandar berhak tidak mengeluarkan rekomendasi,” tuturnya (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

 

 

 

 

Berita Terkait

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas
Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN
Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi
Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Idul Fitri 1447 H, PT KES dan PT MLP Teguhkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Konut
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 06:09 WITA

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas

Kamis, 2 April 2026 - 16:50 WITA

Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN

Kamis, 2 April 2026 - 12:13 WITA

Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WITA

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!