Polsek Batanghari Nuban Monitoring Penyesuaian Harga BBM di SPBU - https://kroscek.co.id/

Polsek Batanghari Nuban Monitoring Penyesuaian Harga BBM di SPBU

- Redaksi

Minggu, 4 September 2022 - 15:18 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

LAMPUNG TIMUR, KROSCEK.NET – Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Batanghari Nuban, Polres Lampung Timur (Lamtim) melakukan memonitoring Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah hukumnya, Sabtu (03/09/2022).

Hal ini dilakukan guna memantau dan mengawasi terkait kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang resmi diberlakukan pemerintah mulai pukul 14.30 WIB.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unit Reskrim Batanghari Nuban yang dipimpin Kanit Reskrim, AIPDA Okta Eka Jatmiko memonitoring dan melakukan pengawasan terhadap pendistribusian BBM non subsidi maupun bersubsidi.

Baca Juga :  Lagi! Tumpahan Solar Picu Kecelakaan di Konut, Dishub Diminta Perketat Pengawasan Angkutan BBM

“Hal tersebut kami lakukan guna mengantisipasi dan meminimalisir terjadinya penyalahgunaan BBM,” ujar Aipda Okta kepada Kroscek.net, Sabtu (03/09/2022).

Sementara itu, Kapolsek Batanghari Nuban, IPTU Maulana Rahmat Al Haqqi mengatakan, hasil monitoring dan pengamatan di lapangan, tidak adanya antrean kendaraan angkutan di  SPBU seperti minyak pertalite atau solar.

“Alhamdulillah untuk SPBU diwilayah hukum Polsek Batanghari Nuban, usai kenaikan BBM, untuk saat ini situasinya berlangsung kondusif,” pungkasnya.

Pantauan di SPBU tersebut, telah terpasang harga baru yakni Pertalite diputuskan naik dari Rp7.650 menjadi Rp10.000 per liter. Solar subsidi dari Rp5.150 perliter menjadi Rp6.800 per liter, Pertamax nonsubsidi naik dari Rp12.000 jadi Rp14.500 per liter. Kenaikan, berlaku pada pukul 14.30 WIB.

Baca Juga :  Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas

Diketahui, Presiden Jokowi mengatakan, anggaran subsidi pemerintah sudah meningkat 3 kali lipat dari Rp152,5 triliun menjadi Rp502,4 triliun dan itu akan meningkat terus. Lebih dari 70% subsidi justru dinikmati oleh kelompok masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil pribadi. (**)


Laporan : Feru Zubadi
Editor : Irmayanti Daud

Baca Juga :  Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas

Berita Terkait

Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN
Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi
Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia
Anton Timbang Laporkan Pencemaran Nama Baik ke Polda Sulawesi Tenggara
PakNikel.id: Lima Pilar Manfaat Nyata PT MLP untuk Masyarakat Konawe Utara

Berita Terkait

Kamis, 2 April 2026 - 16:50 WITA

Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN

Kamis, 2 April 2026 - 12:13 WITA

Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WITA

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:15 WITA

Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara

Berita Terbaru