Konawe Utara, Kroscek.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara (Konut), menghadirkan momentum keagamaan yang sarat makna melalui kegiatan UAS Tabligh Akbar yang akan digelar pada Jumat, 4 April 2026, pukul 15.30 WITA (ba’da Ashar), bertempat di Masjid Raya As-Salam, Kelurahan Wanggudu, Kecamatan Asera.
Kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan ruang refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah dinamika kehidupan masyarakat.
Dengan mengusung tema “Menjaga Fitrah, Menguatkan Ukhuwah, Membangun Peradaban (Konasara: Konawe Utara sebagai Rumah Bersama yang Maju dan Sejahtera)”, tabligh akbar ini diarahkan menjadi titik temu antara keimanan, kebersamaan, dan visi pembangunan daerah.
Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, menegaskan bahwa kegiatan keagamaan seperti ini memiliki peran strategis dalam membangun karakter masyarakat yang religius dan berintegritas.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya berorientasi pada aspek fisik, tetapi juga harus ditopang oleh kekuatan moral dan spiritual.
“Melalui tabligh akbar ini, kita ingin mengajak seluruh masyarakat untuk kembali memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan, dan menumbuhkan semangat kebersamaan dalam membangun Konawe Utara,” ujar H. Ikbar, Sabtu (28/03/2026).
Senada dengan itu, Wakil Bupati H. Abuhaera menyampaikan bahwa ukhuwah Islamiyah harus terus dirawat sebagai fondasi utama dalam menjaga stabilitas sosial.
Ia menilai, kegiatan seperti ini mampu menjadi pengikat yang mempererat hubungan antarwarga sekaligus memperkuat harmoni di tengah keberagaman.
Kehadiran penceramah Nasional, Prof. Dr. H. Abdul Somad Batubara, Lc., D.E.S.A., Ph.D., menjadi daya tarik tersendiri dalam kegiatan ini.
“Sosok ulama yang dikenal luas dengan gaya dakwah yang lugas dan berbobot ini diharapkan mampu memberikan pencerahan serta motivasi keagamaan yang menyentuh seluruh lapisan masyarakat,” Jelas H. Abuhaera.
Tak hanya itu, Ketua BKMT Konawe Utara, Hj. Wisra Wastawati, bersama jajaran turut mengajak kaum muslimah untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan kegiatan ini.
Menurutnya, peran perempuan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan di lingkungan keluarga dan masyarakat sangatlah vital.
Sementara itu, Wakil Ketua BKMT, Hj. Sarlina, menambahkan bahwa tabligh akbar ini juga menjadi momentum memperkuat peran majelis taklim sebagai garda terdepan dalam dakwah dan pembinaan umat.
Pelaksanaan kegiatan ini diharapkan mampu menghadirkan energi positif bagi masyarakat Konawe Utara, sekaligus menjadi sarana mempererat silaturahmi antar elemen masyarakat, pemerintah, dan tokoh agama.
Dengan semangat Konasara, Konawe Utara sebagai rumah bersama, tabligh akbar ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai keimanan, persaudaraan, dan kepedulian sosial.
Pemerintah daerah mengajak seluruh masyarakat untuk hadir dan meramaikan kegiatan ini sebagai wujud komitmen bersama dalam membangun Konawe Utara yang religius, harmonis, dan sejahtera. (**)
Laporan: Muh. Sahrul

















