Konawe Utara, Kroscek.co.id – Platform digital yang diluncurkan PT Makmur Lestari Primatama (MLP) diproyeksikan menjadi etalase utama seluruh aktivitas sosial perusahaan.
Kehadirannya menegaskan komitmen terhadap tata kelola yang terbuka, akuntabel, dan bertanggung jawab kepada masyarakat serta seluruh pemangku kepentingan.
Superintendent External PT MLP, Arifin Lahay, menjelaskan bahwa peluncuran website Paknikel.id merupakan bagian dari transformasi digital perusahaan dalam menyajikan informasi program sosial secara sistematis dan mudah diakses publik.
“Platform Paknikel.id Digitalisasi ini memastikan setiap kegiatan PPM/CSR terdokumentasi, terukur, dan dapat dipantau secara transparan kepada publik, terkhusus masyarakat Konawe Utara,” Jelas Arifin Lahay, Minggu (1/03/2026).
Komitmen sosial perusahaan tidak berhenti pada pernyataan. Melalui program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM/CSR), MLP merumuskan lima pilar utama yang dirancang untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat Konawe Utara secara terstruktur dan berkelanjutan.
1. Pendidikan
Fokus pada peningkatan kualitas sumber daya manusia lokal melalui dukungan sarana pendidikan, beasiswa, serta pelatihan keterampilan. Orientasinya tegas: mencetak generasi yang mandiri dan kompetitif.
2. Kesehatan
Penguatan layanan dan fasilitas kesehatan masyarakat menjadi prioritas. Program diarahkan pada langkah promotif dan preventif guna meningkatkan kualitas hidup warga.
3. Pemberdayaan Ekonomi
Pendampingan UMKM, pelatihan kewirausahaan, dan penguatan kapasitas pelaku usaha lokal menjadi instrumen utama mendorong kemandirian ekonomi. Masyarakat ditempatkan sebagai pelaku utama pembangunan.
4. Infrastruktur
Kontribusi pada pembangunan dan perbaikan sarana publik di wilayah operasional mempercepat mobilitas, mendukung aktivitas ekonomi, serta meningkatkan kenyamanan sosial masyarakat.
5. Lingkungan
Keberlanjutan menjadi prinsip yang tidak ditawar. Program pelestarian lingkungan dan praktik operasional yang bertanggung jawab dijalankan untuk menjaga keseimbangan ekosistem dalam jangka panjang.
Kelima pilar ini menegaskan bahwa industri pertambangan modern harus berjalan selaras dengan kepentingan sosial dan lingkungan.
“Arah kebijakan PT MLP jelas, membangun hubungan yang harmonis, produktif, dan berkelanjutan bersama masyarakat Konawe Utara,” Pungkas Arifin Lahay. (**)
Laporan: Muh. Sahrul















