Konawe Utara, Kroscek.co.id – Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., menegaskan bahwa pembangunan Teknopark Konasara tidak masuk dalam penganggaran awal tahun berjalan.
Namun demikian, ia memastikan program strategis tersebut tetap menjadi prioritas dan akan dimasukkan melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada) Tahun 2026, menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Ikbar menanggapi dinamika pembahasan pembangunan kawasan strategis di Kabupaten Konawe Utara.
Ia menjelaskan bahwa saat ini pemerintah daerah harus bersikap realistis dan terukur dalam menyusun anggaran, mengingat keterbatasan fiskal serta prioritas belanja wajib lainnya.
“Untuk Teknopark Konasara memang belum masuk. Tapi insya Allah akan saya masukkan nanti di Perkada 2026 pada saat Dana Bagi Hasil (DBH) sudah turun,” tegas Ikbar kepada Kroscek.co.id via WhatsApp, Sabtu (10/1/2026)
Menurut Ikbar, Teknopark Konasara bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan bagian dari visi besar pembangunan jangka menengah dan panjang daerah, khususnya dalam mendorong inovasi, penguatan ekonomi berbasis riset, teknologi, dan peningkatan daya saing sumber daya manusia lokal.
Ia menekankan bahwa penundaan bukan berarti pembatalan. Pemerintah daerah memilih langkah yang bertanggung jawab agar setiap program yang dijalankan benar-benar memiliki dukungan anggaran yang kuat dan tidak membebani keuangan daerah.

“Kita ingin membangun dengan perhitungan matang. Program strategis harus berjalan, tapi juga harus sehat secara anggaran,” ujarnya.
Ikbar juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program prioritas Konasara agar tetap sejalan dengan arah pembangunan nasional serta kebutuhan riil masyarakat Konawe Utara.
Ia optimistis, dengan dukungan DBH dan kebijakan fiskal yang lebih longgar, Teknopark Konasara dapat direalisasikan sesuai harapan.
“Yang terpenting, arah pembangunan tetap jelas. Teknopark Konasara adalah bagian dari masa depan Konawe Utara,” pungkasnya.
Pernyataan Bupati Ikbar menjadi sinyal kuat bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Utara tetap konsisten menjaga kesinambungan pembangunan, dengan mengedepankan kehati-hatian anggaran tanpa kehilangan visi besar daerah. (**)
Laporan: Muh. Sahrul













