Kepemimpinan Sekolah Diuji di Tengah Tantangan Geografis dan Sistemik

- Redaksi

Jumat, 11 Juli 2025 - 10:06 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., memberikan sambutannya saat melantik 19 pejabat fungsional guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di Aula Anawai Ngguluri lantai I, Wanggudu, Kamis (10/07/2025).

Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., memberikan sambutannya saat melantik 19 pejabat fungsional guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di Aula Anawai Ngguluri lantai I, Wanggudu, Kamis (10/07/2025).

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., secara resmi melantik 19 pejabat fungsional guru yang mendapatkan tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.

Pelantikan yang berlangsung di Aula Anawai Ngguluri, Kamis (10/07/2025), menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola satuan pendidikan dasar dan menengah di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Abuhaera menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah sekadar promosi jabatan fungsional semata, tetapi sebuah amanah kepemimpinan yang menyangkut masa depan generasi daerah.

Menurutnya, era baru pendidikan pasca penerapan Kurikulum Merdeka menuntut kepala sekolah tidak hanya pandai dalam administrasi, tetapi juga visioner, kolaboratif, dan tangguh dalam kepemimpinan transformasional.

“Kepala sekolah hari ini tidak cukup hanya menjadi administrator. Ia adalah motor penggerak perubahan di satuan pendidikan. Karena itu, tanggung jawab ini harus dijalankan dengan integritas, kompetensi, dan dedikasi tinggi,” tegas Abuhaera di hadapan peserta pelantikan.

Pemerataan mutu pendidikan di Konawe Utara masih dihadapkan pada tantangan geografis yang kompleks, terutama di wilayah terpencil dan pinggiran.

Baca Juga :  Kontraktor CV Yama Surya: Pengerjaan Jembatan Lamonae Sesuai Spesifikasi

Akses jalan yang sulit, keterbatasan infrastruktur, dan kekurangan tenaga pendidik membuat kepala sekolah dituntut memiliki ketahanan mental dan inovasi dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berdaya saing.

“Kami tahu tidak semua sekolah memiliki kondisi ideal. Tapi justru di situlah dibutuhkan pemimpin yang mampu mengatasi keterbatasan, bukan hanya mengeluhkan keadaan,” tambah Abuhaera.

Dalam konteks itu, kepala sekolah diharapkan mampu:

  • Mengelola sumber daya pendidikan secara efektif dan efisien;
  • Membangun budaya kerja yang positif dan kolaboratif;
  • Menjadi teladan dalam etika profesi dan kepemimpinan;
  • Mendorong partisipasi aktif warga sekolah dan masyarakat.
Baca Juga :  Forum Pembangunan Sulawesi, Bupati Konut Usulkan Tata Ruang Berbasis Kepulauan

Menariknya, dalam undangan pelantikan disebutkan bahwa seluruh Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diwajibkan hadir bersama sekretaris dan kepala bidang masing-masing.

Instruksi ini patut diapresiasi sebagai bentuk komitmen lintas sektor dalam mendukung sektor pendidikan.

Namun, langkah ini juga perlu dikritisi secara objektif: apakah kehadiran tersebut mencerminkan komitmen substantif atau sekadar formalitas seremonial? Tanpa dukungan konkret dari instansi teknis, baik dalam bentuk pendampingan program, distribusi anggaran, maupun kolaborasi lintas sektor kepala sekolah akan tetap bekerja dalam ruang gerak yang sempit.

Tanggung Jawab Tak Berakhir di Pelantikan

Pelantikan seharusnya menjadi awal dari proses pembinaan, evaluasi, dan pemberdayaan berkelanjutan. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Konawe Utara bersama BKPSDM dan Inspektorat Daerah wajib menyiapkan:

  • Instrumen monitoring dan evaluasi kinerja kepala sekolah,
  • Skema pelatihan lanjutan dan penguatan kompetensi,
  • Sistem reward and punishment berbasis kinerja dan kepemimpinan sekolah.
Baca Juga :  Ketika Beras Jadi Nafas, Anggaran Pertanian Jadi Asa

Tak kalah penting, masyarakat juga harus dilibatkan melalui komite sekolah, ruang pengaduan publik, dan forum partisipatif lainnya untuk memastikan akuntabilitas kepala sekolah bukan hanya bersifat internal birokrasi, tetapi juga berbasis kontrol sosial dan kepentingan peserta didik.

“Jabatan ini adalah amanah, dan amanah itu akan kami ukur dari kerja nyata dan hasilnya di lapangan. Tidak bisa sekadar absensi dan laporan administratif,” tegas Abuhaera mengakhiri sambutannya.

Pelantikan kepala sekolah di Konawe Utara menjadi momentum refleksi atas arah pembangunan pendidikan yang berkelanjutan.

Keberhasilan pendidikan bukan hanya soal infrastruktur, tetapi kualitas kepemimpinan di tingkat sekolah. Maka, pelantikan ini seharusnya menjadi gerbang pembuktian siapa yang benar-benar layak menyandang gelar “kepala sekolah”.


Laporan : Muh. Sahrul

Berita Terkait

PT SBP Salurkan Bantuan Seragam dan Sepatu untuk Sekolah Lingkar Tambang
Tadoloiyo Juara Umum, Dari Bola Volly hingga Panggung Karaoke, Semua Disikat!
Konawe Utara Matangkan Strategi Sukseskan SPI 2025 KPK
Hasil Evaluasi Gubernur: Keuangan Konawe Utara Dinilai Sehat dan Positif
Komitmen PT BKM Majukan SDM Lokal, Beasiswa Disalurkan untuk IPPMATA
PT Antam Beri Bantuan ke BLUD RS Konawe Utara, Plt Dirut: Terima Kasih
BLUD Rumah Sakit Konawe Utara Sabet Penghargaan OPD Inovasi 2025
HUT RI ke-80, Bundaran Konasara Jadi Pusat Malam Resepsi Kenegaraan

Berita Terkait

Jumat, 29 Agustus 2025 - 18:34 WITA

PT SBP Salurkan Bantuan Seragam dan Sepatu untuk Sekolah Lingkar Tambang

Kamis, 28 Agustus 2025 - 11:15 WITA

Tadoloiyo Juara Umum, Dari Bola Volly hingga Panggung Karaoke, Semua Disikat!

Senin, 25 Agustus 2025 - 14:39 WITA

Konawe Utara Matangkan Strategi Sukseskan SPI 2025 KPK

Senin, 18 Agustus 2025 - 10:26 WITA

Komitmen PT BKM Majukan SDM Lokal, Beasiswa Disalurkan untuk IPPMATA

Minggu, 17 Agustus 2025 - 23:07 WITA

PT Antam Beri Bantuan ke BLUD RS Konawe Utara, Plt Dirut: Terima Kasih

Berita Terbaru

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., dan Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S.Sos., M.Si., siap Sukseskan Survei Penilaian Integritas (SPI) 2025 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Pemerintah

Konawe Utara Matangkan Strategi Sukseskan SPI 2025 KPK

Senin, 25 Agu 2025 - 14:39 WITA

error: Dilarang Copy Paste!