Rakor Komoditas Pertanian Strategis, Lukman Abunawas: Manfaatkan Potensi Sultra - https://kroscek.co.id/

Rakor Komoditas Pertanian Strategis, Lukman Abunawas: Manfaatkan Potensi Sultra

- Redaksi

Kamis, 13 Oktober 2022 - 08:23 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lukman Abunawas hadir pada Rapat Koordinasi Komoditas Pertanian Strategis, di aula rumah jabatan gubernur, Rabu (12 Oktober 2022). (*Ist)

Lukman Abunawas hadir pada Rapat Koordinasi Komoditas Pertanian Strategis, di aula rumah jabatan gubernur, Rabu (12 Oktober 2022). (*Ist)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KENDARI, KROSCEK.NET – Wakil Gubernur (Wagub) Sulawesi Tenggara (Sultra) H. Lukman Abunawas, menghadiri Rapat Koordinasi Komoditas Pertanian Strategis, di aula rumah jabatan gubernur, Rabu (12 Oktober 2022).

Turut hadir pada rapat tersebut, Kepala Badan Karantina pertanian Kementrian Pertanian RI, Ir. Bambang bersama Pejabat Tinggi Pratama Kementrian Pertanian, Rektor Universitas Halu OLeo Muhammad Zamrun Firihu, Pj. Walikota Kendari Asmawa Tosepu, bersama para Bupati/Walikota Se-Sultra, Sekda Konawe, para pejabat tinggi pratama lingkup Pemerintah Prov. Sultra, para kepala dinas pertanian Se-Sultra dan Kepala Badan Pusat Statistik Sultra.

Sulawesi Tenggara merupakan salah satu daerah yang mempunyai lumbung di bidang pertanian, sebagai penyedian stok pangan secara nasional, ada 17 kab/kota di sultra yang secara komoditas terdiri atas berbagai sektor, diantaranya ada empat unggulan dalam pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga :  Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa

Pada sektor pertanian, baik sub sektor tanaman pangan, sub sektor perkebunan dan peternakan, sebesar 33,4% yang tersebar di 8 (delapan) kab/kota, mulai dari Kota Kendari, Konawe, Konawe Utara, Konawe Selatan, Bombana, Kolaka Timur, Kolaka dan Kolaka Utara.

Di sektor perikanan dan kelautan sebesar 27,1%. Kemudian, sektor sumber daya mineral atau pertambangan sebesar 24,3%, sisanya sektor pariwisata.

“Kita bisa manfaatkan potensi yang ada serta tingkatkan dan kembangkan sektor pertanian di sultra yang benar-benar punya sektor unggulan dan punya peran yang startegis,” Ungkap Lukman Abunawas.

Baca Juga :  Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa

Bahwa, kata Lukman Abunawas, semua potensi-potensi yang ada di sultra dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Berdasarkan data yang ada untuk sementara, bahwa tanaman pangan dan pertanian lainnya yang dapat kita manfaatkan antara lain; untuk lahan sawah seluas 125.289 hektar yang terdiri dari sawah irigasi 97.190 hektar, sawah non irigasi seluas 26.826 hektar serta luas lantai ring yang dapat di kembangkan tanaman pangan komoditas lainnya.

“Yang dapat kita kembangkan untuk komuditas pertanian yang strategis di Sultra adalah padi, jagung, kedelai, cabai, bawang, tebuh, kakau, daging sapi dan telur,” Jelas Wagub.

Baca Juga :  Ultimatum PT SCM, Raja Konawe: Penuhi Janji atau Tinggalkan Routa

Pada sesi selanjutnya, Kepala Badan Karantina Pertanian menyampaikan bahwa, saat ini negara sedang bersiap-siap menghadapi kondisi yang tidak menentu, terhadap jaminan keamanan pangan kedepan, baik ini dampak dari krisis geopolitik maupun krisis iklim yang melanda diberbagai negara.

Strategi yang diambil Indonesia, yakni mempersipkan kepentingan pangan dalam negeri dan juga peran untuk bisa memberikan dukungan ketersedian pangan bagi kepentingan masyarakat di berbagai penjuru dunia lainnya.

“Kita sedang berfokus pada  komoditas padi, jagung dan kedelai dan  Sultra memiliki potensi lahan yang luas serta peluang yang sangat besar untuk dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat,” Ungkapnya. (**)


Laporan : Adelia Oktaviani

Follow WhatsApp Channel kroscek.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara
Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki
Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra
Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan
Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026
Temui Ridwan Bae dan Ahmad Safei, DPRD Konawe Utara Kawal Aspirasi Infrastruktur di tingkat Pusat
Bukan Isu Baru! Kualitas Listrik untuk Masyarakat Konawe Utara Digodok Sejak 2021
Sejak Awal Menjabat, Ikbar-Abuhaera Konsisten Perjuangkan Normalisasi Tegangan Listrik Konut

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 13:06 WITA

Sensus Ekonomi 2026 Langkah Strategis Memotret Kondisi Riil Perekonomian Konawe Utara

Senin, 15 Juni 2026 - 08:57 WITA

Merawat Ingatan, Menghidupkan Nilai Penghormatan dan Jati Diri Leluhur Adat Tolaki

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:57 WITA

Ikbar Blak-blakan Tekanan Fiskal dan Ancaman Bencana Konawe Utara di Hadapan BPKP Sultra

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:20 WITA

Angin Segar! Pelepasan Kawasan Hutan di Konut, Muhardin: Kepastian Hak Masyarakat Harus Dituntaskan

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:42 WITA

Penurunan Status Kawasan Hutan di Konut untuk Desa dan Transmigrasi Ditargetkan Terealisasi 2026

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!