Konawe Utara, Kroscek.co.id – Setelah lama dikeluhkan masyarakat akibat kerusakan yang cukup parah, akses jalan penghubung dari ibu kota Kecamatan Molawe menuju Desa Tapuemea dan Desa Tapunggaya, Kabupaten Konawe Utara, akhirnya mulai diperbaiki pada Senin (16/3/2026).
Perbaikan jalan tersebut mendapat dukungan dari PT Bumi Konawe Minerina (BKM) yang menurunkan alat berat serta kendaraan pengangkut material guna mempercepat proses penanganan di lapangan.
Jalan sepanjang kurang lebih 9 kilometer yang menghubungkan Kelurahan Molawe dengan dua desa tersebut diketahui mengalami kerusakan di sejumlah titik.
Dari total panjang tersebut, sekitar 4 kilometer berada dalam kondisi rusak berat, sehingga menyulitkan masyarakat yang melintas, baik menggunakan kendaraan roda dua maupun roda empat.
Kondisi jalan yang memprihatinkan sudah lama menjadi keluhan warga. Pada musim kemarau, badan jalan dipenuhi bebatuan tajam yang menghambat laju kendaraan.
Sementara saat musim penghujan, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, bahkan rawan menyebabkan kecelakaan serta keterlambatan aktivitas warga.
Situasi ini semakin dirasakan berat menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi, di mana mobilitas masyarakat meningkat untuk keperluan silaturahmi dan aktivitas ekonomi.
Kekhawatiran warga terhadap akses yang sulit mendorong masyarakat Desa Tapuemea dan Desa Tapunggaya melakukan perbaikan secara swadaya melalui gotong royong.
Di tengah upaya mandiri tersebut, PT BKM hadir memberikan bantuan setelah melihat langsung kondisi jalan yang tengah dikerjakan masyarakat. Perusahaan kemudian menurunkan sejumlah alat berat untuk memperbaiki badan jalan agar lebih layak dilalui.
Perwakilan PT BKM, Syamsuddin Alfattah, mengatakan bahwa langkah cepat yang dilakukan perusahaan merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.
“Langkah yang dilakukan perusahaan saat ini merupakan upaya nyata agar masyarakat lingkar tambang dapat merasakan manfaat dari kehadiran kami di daerah ini,” ujarnya.
Ia menambahkan, keterlibatan perusahaan dalam perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan dapat memperkuat hubungan antara perusahaan dan masyarakat, sekaligus menjadi bagian dari kontribusi dalam mendukung pembangunan daerah.
“Kami berharap ke depan hubungan silaturahmi antara perusahaan dan masyarakat tetap terjaga dengan baik serta dapat bersama-sama mendukung pembangunan,” tambahnya.
Perbaikan jalan ini disambut positif oleh masyarakat setempat. Warga berharap akses penghubung antarwilayah tersebut dapat segera pulih sehingga aktivitas sehari-hari kembali berjalan normal, terutama menjelang perayaan Idul Fitri.
Dengan adanya dukungan dari berbagai pihak, termasuk dunia usaha, perbaikan infrastruktur di wilayah pedesaan diharapkan dapat terus berlanjut demi meningkatkan konektivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi, serta memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi masyarakat dalam beraktivitas. (***)
Laporan: Muh. Sahrul

















