Siasat Korporasi Tambang Nikel PT Antam Tbk di Konawe Utara - https://kroscek.co.id/

Siasat Korporasi Tambang Nikel PT Antam Tbk di Konawe Utara

- Redaksi

Jumat, 27 Mei 2022 - 05:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi Unjuk Rasa (Unras) Front Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) di kantor PT Antam Tbk Konawe Utara dan DPRD Sultra. (*Ist/KR)

Aksi Unjuk Rasa (Unras) Front Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) di kantor PT Antam Tbk Konawe Utara dan DPRD Sultra. (*Ist/KR)

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”BACAKAN“]

KONAWE UTARA, KROSCEK.NET – Front Pemuda dan Mahasiswa Konawe Utara (FPMKU) melakukan Aksi unjuk rasa (Unras) Terkait polemik yang terjadi di Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) PT Antam Tbk, Pasalnya dinilai aktivitas pertambangan yang terjadi di blok mandiodo, Kabupaten Konawe Utara (Konut) menimbulkan dampak negatif muncul kerusakan, degradasi, dan eksploitasi lingkungan kawasan hutan.

Jenderal Lapangan Aksi FPMKU, Anto Madusila meminta kepada pihak DPRD Sultra segera bentuk Panitia Khusus (Pansus) Inspeksi Mendadak (Sidak) polemik PT Antam Tbk terus dipresur oleh DPRD sesuai hasil pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Selasa 17 April 2022 kemarin.

ADVERTISEMENT

ads.

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelakunya masih melakukan berbagai siasat untuk mendapatkan keuntungan dengan cara yang tidak sesuai aturan. Perambahan kawasan hutan, dan membawai atas nama pribadi untuk melakukan proses penambangan ilegal yang notabene bermodus pemberdayaan masyarakat lingkar tambang,” Ucap Anto kepada Kroscek.net, Jumat (27/05/2022).

Baca Juga :  Hari Ini, Bupati Konawe Utara Lantik Pengurus Baru Karang Taruna 2025–2030

Anto Madusila yang merupakan Jenderal Lapangan pada aksi jilid 5 (lima) terkait persoalan dugaan penambangan ilegal di blok mandiodo mengungkap sejumlah modus terkait dengan adanya aktivitas pertambangan yang seakan dilakukan pembiaran begitu saja.

“Karena lemahnya penegakan hukum kepada aktivitas ini, serta adanya kepentingan mencari keuntungan yang digunakan oleh berbagai pemangku kepentingan,” Jelasnya.

Dugaan Pertambangan ilegal di blok mandiodo bukan hanya dari aktivitas seseorang atau sekelompok orang yang melakukan pertambangan di suatu tempat tanpa izin, namun juga aktivitas korporasi yang melakukan penambangan melampaui izin yang telah diberikan pada IUP PT Antam Tbk UBPN Konawe Utara.

Ia pun kemudian mengungkap adanya modus yang digunakan dalam melancarkan aktivitas tambang ilegal di blok mandiodo, seperti berlindung dibalik isu masyarakat yang menambang adalah rakyat yang ‘mencari penghidupan’ yang ‘harus dilindungi’ sehingga memaksa pemerintah berhadapan langsung dengan rakyatnya.

Baca Juga :  Jalan Beton MTT Tuntas 2026, DPRD Konut Kawal Ketat Komitmen Pemda dan Perusahaan

“Apa yang terjadi di lokasi penambangan saat ini, banyaknya kontraktor mining dari PT Antam Tbk telah melakukan aktivitas pertambangan yang tak sesuai jumlah RKAB dan melakukan aktivitas di kawasan Hutan Produksi Terbatas (HPT) dan Hutan Lindung (HL), diketahui PT Antam Tbk, saat ini tidak memiliki IPPKH, dan tentunya berbagai aturan yang telah di halalkan,” Tegasnya.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Sultra, Aswandi, mengatakan kepada massa Aksi menyampaikan untuk tetap sabar dan menunggu jadwal dari DPRD Sultra, segera melakukan sidak dan apabila di temui di lapangan ada hal-hal yang sesuai penyampaian dari aspirator dilakukan penindakan.

Baca Juga :  Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara

“Kami akan membentuk pansus serta mendalami persoalan ini sesuai data beberapa bukti yang kawan-kawan massa aksi pegang. Kemudian dari pada itu untuk saat ini kami akan melakukan penjadwalan,” Pungkasnya. (**)


Laporan : Muhammad Sahrul

 

 

Berita Terkait

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas
Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN
Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi
Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana
UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera
Teken Pinjaman Daerah, 39 Paket Infrastruktur Jadi Prioritas Konawe Utara
Idul Fitri 1447 H, PT KES dan PT MLP Teguhkan Ukhuwah dan Kepedulian Sosial di Konut
Perkuat Pelayanan Publik, PT MLP Salurkan 50 Kursi untuk Balai Desa Ngapainia

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 06:09 WITA

Penyimpangan BBM Subsidi di SPBN Tinobu Disorot, Nelayan dan Warga Desak Penindakan Tegas

Kamis, 2 April 2026 - 16:50 WITA

Tegangan Listrik Konawe Utara Belum Stabil, Pemda Ungkap Solusi Strategis PLN

Kamis, 2 April 2026 - 12:13 WITA

Tiga Matra TNI Sambut Asops Panglima TNI, Perkuat Soliditas Pertahanan di Sulawesi

Rabu, 1 April 2026 - 08:53 WITA

Isu Anggaran Membengkak Ditepis, Pemprov Sultra: HUT ke-62 Berlangsung Sederhana

Sabtu, 28 Maret 2026 - 07:41 WITA

UAS Tabligh Akbar di Konawe Utara: Menata Peradaban Menuju Konasara Maju dan Sejahtera

Berita Terbaru