BEM Seluruh Indonesia Bantah Tuntut Presiden Jokowi Mundur - https://kroscek.co.id/

BEM Seluruh Indonesia Bantah Tuntut Presiden Jokowi Mundur

- Redaksi

Sabtu, 9 April 2022 - 17:00 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koordinator BEM SI, Kaharuddin.

Koordinator BEM SI, Kaharuddin.

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Male” buttontext=”Bacakan Berita“]

Jakarta, Kroscek.net – Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM-SI) membantah tuduhan bahwa mereka menuntut Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi) mundur dalam demonstrasi yang rencananya digelar pada 11 April 2022 di Istana Negara, Jakarta.

Tuduhan itu banyak dilontarkan di media sosial, dipicu oleh keberadaan poster yang mengatasnamakan BEM SI dan mencantumkan pernyataan “Turunkan Jokowi dan kroninya”. Koordinator BEM SI, Kaharuddin memastikan bahwa poster tersebut hoaks.

“Belum ada poster aksi yang kami keluarkan,” kata Kaharuddin kepada Media Kamis kemarin (07/04/2022).

Ia menegaskan bahwa aksi demonstrasi ini tidak ditunggangi oleh kubu politik mana pun, tetapi murni aspirasi dari berbagai daerah yang diserap para mahasiswa untuk disampaikan kepada penguasa.

Independensi BEM SI dari kepentingan politik tertentu, kata dia, dapat dibuktikan lewat adanya kajian yang mendasari tuntutan-tuntutan kepada Istana. “Bisa dilihat, setiap BEM SI melakukan aksi, itu ada kajian dari tuntutan yang dibawa. Ketika ada kajian, maka tidak bisa digerakkan oleh siapa pun,” ujar Kaharuddin.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Arahan Presiden, Desa Sambandete Bersihkan Fasum dan Rumah Ibadah

“Poster-poster yang beredar itu adalah poster-poster liar. Kita tidak bisa mengatur semuanya. Di sini kami bukan untuk menggulingkan (Jokowi), kami tegas bahwa mahasiswa berdiri tegak sebagai oposisi, sebagai pengawas dan pengontrol kebijakan pemerintah, karena hari ini oposisi itu lemah,” jelasnya.

Bawa 6 tuntutan, BEM SI menargetkan 1.000 massa aksi dari 18 kampus, yakni UNJ, PNJ, IT-PLN, STIE SEBI, STIE Dharma Agung, STIS Al Wafa, IAI Tazkia, AKA Bogor, UNRI, Unand, Unram, PPNP, Undip, UNS, UNY, Unsoed, SSG, dan STIEPER.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Arahan Presiden, Desa Sambandete Bersihkan Fasum dan Rumah Ibadah

Kaharuddin menjelaskan bahwa aksi ini merupakan rangkaian lanjutan dari aksi yang sebelumnya dilakukan pada 28 Maret 2022.

“Betul, Mas. Aksi tanggal 11 April 2022 ini meminta jawaban dari aksi tanggal 28 Maret 2022, bagaimana pemerintah atau Bapak Presiden Jokowi menjawab tuntutan kita selama 14 hari ini,” kata Kaharuddin.

Tuntutan pertama BEM SI adalah mendesak Jokowi untuk bersikap tegas atau memberi pernyataan sikap menolak penundaan pemilu atau masa jabatan tiga periode karena sangat jelas mengkhianati konstitusi negara.

Tuntutan kedua, mendesak Jokowi menunda dan mengkaji ulang Undang-Undang tentang Ibu Kota Negara (UU IKN).

Tuntutan ketiga, mendesak Jokowi menstabilkan harga dan menjaga ketersediaan bahan pokok di masyarakat.

Baca Juga :  Tindak Lanjut Arahan Presiden, Desa Sambandete Bersihkan Fasum dan Rumah Ibadah

Tuntutan keempat, mendesak Jokowi mengusut tuntas para mafia minyak goreng dan mengevaluasi kinerja menteri terkait. Tuntutan kelima berkaitan dengan penyelesaian konflik agraria di Indonesia.

Tuntutan keenam, mendesak Jokowi dan wakilnya, Ma’ruf Amin, berkomitmen penuh dalam menuntaskan janji-janji kampanye di sisa masa jabatannya,” pungkasnya. (*Jej/b)


 

Berita Terkait

Resmi Dilantik, Ini Nama Pengurus dan Bidang Karang Taruna Konawe Utara Periode 2025–2030
Hari Ini, Bupati Konawe Utara Lantik Pengurus Baru Karang Taruna 2025–2030
Berkah Ramadhan dan Atur Lalin, UMKM Wanggudu Hidupkan Ekonomi Sore Hari
Kepsek SMKN 1 Konawe Utara: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Perlindungan untuk Kita Semua
Ikbar Lantik Kepala OPD Baru Konut, Didominasi Wajah Lama: Ini Nama dan Jabatannya
Safety PT BKM Goes to School, Edukasi Personal Hygiene di SMKN 1 Konawe Utara
Ridwan Bae Prioritaskan Konawe Utara, IJD hingga BSPS Siap Digulirkan 2026
Transparansi Anggaran Pendidikan Rp40 Miliar di Dikbud Sultra Dipertanyakan

Berita Terkait

Minggu, 22 Februari 2026 - 17:32 WITA

Resmi Dilantik, Ini Nama Pengurus dan Bidang Karang Taruna Konawe Utara Periode 2025–2030

Minggu, 22 Februari 2026 - 03:33 WITA

Hari Ini, Bupati Konawe Utara Lantik Pengurus Baru Karang Taruna 2025–2030

Kamis, 19 Februari 2026 - 22:05 WITA

Berkah Ramadhan dan Atur Lalin, UMKM Wanggudu Hidupkan Ekonomi Sore Hari

Kamis, 19 Februari 2026 - 12:00 WITA

Kepsek SMKN 1 Konawe Utara: K3 Bukan Sekadar Aturan, Tapi Perlindungan untuk Kita Semua

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:45 WITA

Ikbar Lantik Kepala OPD Baru Konut, Didominasi Wajah Lama: Ini Nama dan Jabatannya

Berita Terbaru

Bupati Konawe Utara, H. Ikbar, S.H., M.H., dan Kapolres Konawe Utara, AKBP Rico Fernanda, S.H., S.I.K., M.H., mengikuti apel serta menegaskan sinergi lintas sektor demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif di Mako Polres Konut, Selasa (24/02/2026).

Hukrim

Konawe Utara Siaga! Pastikan Ramadhan Aman dan Kondusif

Selasa, 24 Feb 2026 - 20:04 WITA

error: Dilarang Copy Paste!