Asera Buka Lahan Baru, Camat Aswar: Jangan Ada Lahan Nganggur, Harus Menanam

- Redaksi

Senin, 27 Oktober 2025 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Asera, Aswar Amiruddin, SH., M.M. turun langsung ke lapangan, bukan sekadar meninjau, tapi benar-benar memegang cangkul, memastikan tanah Desa Walasolo siap diolah jadi sumber harapan baru yang berdaulat pangan.

Camat Asera, Aswar Amiruddin, SH., M.M. turun langsung ke lapangan, bukan sekadar meninjau, tapi benar-benar memegang cangkul, memastikan tanah Desa Walasolo siap diolah jadi sumber harapan baru yang berdaulat pangan.

Konawe Utara, Kroscek.co.id – Ditengah isu harga cabai yang kadang lebih panas dari perdebatan politik, Pemerintah Kecamatan Asera, Kabupaten Konawe Utara, punya cara tersendiri untuk menjawab tantangan ketahanan pangan, Jumat (24/10/2025).

Camat Asera, Aswar Amiruddin, SH., M.M. turun langsung ke lapangan, bukan sekadar meninjau, tapi benar-benar memegang cangkul, memastikan tanah Desa Walasolo siap diolah jadi sumber harapan baru.

Lahan seluas dua hektare itu disiapkan untuk penanaman padi gogo, cabai, tomat, sayur-mayur, hingga kelapa sawit. Pokoknya, kalau tanaman ini tumbuh semua, bukan tidak mungkin Desa Walasolo bisa jadi “Supermarket Hidup” versi masyarakat.

Camat Aswar tampak bersemangat, meski sepatu dinasnya sempat “berkorban” masuk lumpur.

“Ini tindak lanjut arahan Bupati dan Wakil Bupati Konawe Utara. Lahan ini milik masyarakat yang dipinjamkan untuk kepentingan bersama. Tujuannya jelas, agar tidak ada lagi tanah tidur di wilayah kita,” ujarnya dengan nada tegas namun tetap bersahabat.

Sikapnya ini seolah menyindir halus sebagian warga yang kadang lebih rajin menanam status daripada tanaman.

Baca Juga :  Wakil Ketua II, dan Ketua Komisi I DPRD Konawe Utara Tanggapi Pemecatan 17 ASN

“Kalau bisa, jangan ada lahan yang menganggur. Setiap jengkal tanah harus bermanfaat. Kalau tidak ditanami, nanti rumput yang panen,” tambahnya.

Kegiatan pembukaan lahan yang dipusatkan di Desa Walasolo itu berlangsung dalam suasana penuh semangat.

Gotong royong bukan cuma slogan, tapi benar-benar terasa, mulai dari pegawai kecamatan, petani, sampai pemuda desa yang biasanya lebih sibuk main mobile legend, kali ini ikut memegang parang.

Program ketahanan pangan ini tak hanya berbicara soal menanam, tapi juga membangun mental kemandirian.

Camat Aswar menegaskan bahwa penanaman perdana direncanakan pada awal Desember 2025, dan bakal dihadiri langsung oleh Bupati Konawe Utara bersama para stakeholder terkait.

“Sekarang tahap persiapan. Kami matangkan semua agar penanaman perdana nanti bukan hanya seremoni, tapi benar-benar dimulai dengan kesiapan nyata,” ujarnya.

Menurut Aswar, bibit tanaman sudah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Konawe Utara. Ia pun mengingatkan masyarakat agar tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan, melainkan ikut berinisiatif mengelola lahan sendiri.

Baca Juga :  Gerakan Pangan Murah Digelar Besok di Wanggudu, Harga Dijamin Terjangkau

“Bibit dan arahan sudah ada. Tinggal kemauan masyarakat. Pemerintah bantu, tapi rakyat juga harus bergerak,” ujarnya, kali ini dengan gaya seperti pelatih sepak bola yang baru memberi strategi ke timnya.

Program ini menjadi bukti bahwa di Asera, ketahanan pangan bukan sekadar program di atas kertas, tetapi kerja nyata di atas tanah Negara yang harus dimanfaatkan sebaik mungkin, bukan untuk dijual.

“Kalau hasil panen nanti melimpah, berarti kerja keras ini berhasil. Tapi kalau tidak, ya berarti waktunya evaluasi. Bukan menyalahkan cuaca,” ujar Aswar dengan senyum khasnya.

Langkah Pemerintah Kecamatan Asera ini mendapat sambutan positif dari warga Desa Walasolo. Mereka menilai kebijakan membuka lahan baru sebagai peluang emas untuk meningkatkan ekonomi lokal dan memperkuat solidaritas antar warga.

Kini, dua hektare lahan di Walasolo bukan lagi sekadar hamparan rumput liar, melainkan simbol semangat baru: semangat menanam, semangat berdaulat pangan, dan semangat membangun Konawe Utara dari cangkul yang dipegang sendiri.

Baca Juga :  17 Kebijakan Baru! Konut Tertibkan Tambang, Usaha, dan Pajak Daerah

Dan siapa tahu, kalau padi gogo, cabai, dan tomatnya panen besar, tahun depan bisa saja muncul slogan baru:
“Dari Asera, untuk Indonesia, bukan cuma kenyang, tapi berdaulat pangan!”.


Laporan: Muh. Sahrul 

Berita Terkait

Bupati Ikbar Tegaskan Kawal Korban Bencana Puting Beliung Sampai Pulih
Gerak Cepat Bupati Ikbar: Hitungan Jam, Bantuan Puting Beliung Langsung Tiba di Lokasi
Skor 4,32 Kategori A-, Konawe Utara Teratas di Sultra dalam Pelayanan Publik Sangat Baik
Ikbar Pastikan Teknopark Konasara Tetap Jalan: Masuk Perkada 2026 Saat DBH Turun
CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat
Usai Pecat 17 ASN, Sekda Konawe Utara: Disiplin ASN Harga Mati, Tak Ada Toleransi
Bupati Konawe Utara ke Layar Film Lokal, Ikbar Pemimpin Progresif Tanpa Sekat
Isu Pergantian Kepala OPD Menguat, Ini Jawaban Tegas Bupati Konawe Utara

Berita Terkait

Senin, 12 Januari 2026 - 21:22 WITA

Bupati Ikbar Tegaskan Kawal Korban Bencana Puting Beliung Sampai Pulih

Senin, 12 Januari 2026 - 19:50 WITA

Gerak Cepat Bupati Ikbar: Hitungan Jam, Bantuan Puting Beliung Langsung Tiba di Lokasi

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:27 WITA

Ikbar Pastikan Teknopark Konasara Tetap Jalan: Masuk Perkada 2026 Saat DBH Turun

Sabtu, 10 Januari 2026 - 01:56 WITA

CBD Konasara Tuntas, Nasib Teknopark Menunggu Kebijakan Keuangan Pusat

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:45 WITA

Usai Pecat 17 ASN, Sekda Konawe Utara: Disiplin ASN Harga Mati, Tak Ada Toleransi

Berita Terbaru

error: Dilarang Copy Paste!